Jembatan putus, tanah longsor mengisolasi warga Ciangkrek Sukabumi

by -33 views
by
Jembatan putus, tanah longsor mengisolasi warga Ciangkrek Sukabumi



SUKABUMI, JabarMedia

– Ketinggian air sungai yang signifikan menyebabkan jembatan di Dusun Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kerusakan parah hingga putus.

Selain jembatan yang rusak, area jalan dekat lokasi juga terjadi longsoran tanah yang memperparah kondisi wilayah tersebut.

Dede Saripudin, seorang warga setempat, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sejak dini hari Senin (15/12/2025).

Akibat dari kejadian tersebut, aktivitas masyarakat di wilayah tersebut menjadi lumpuh dan mereka terisolasi.

“Warga yang terdampak berada di RT 21, 22, 23, 24, 25 RW 05. Mereka kini terisolasi dan aktivitas harian mereka terganggu,” ujar Dede saat dihubungi pada Selasa (16/12/2025) malam.

Menurut Dede, jembatan dan jalan yang terkena longsor adalah satu-satunya akses yang digunakan oleh warga untuk keluar masuk wilayah tersebut.

Kini, masyarakat hanya bisa menunggu bantuan pemerintah atau lembaga terkait untuk membantu memperbaiki kondisi tersebut.

“Perekonomian dan pendidikan di wilayah ini lumpuh total. Kami hanya bertahan dengan pasokan barang secukupnya,” tambah Dede.

Baca Juga:  24 Perusahaan di Cikande Terpapar Radioaktif Cs-137, Termasuk Pabrik Sepatu dan Makanan

Dede juga memberikan video kepada pihak media yang menunjukkan kondisi jembatan yang telah putus serta jalan yang tertutup akibat longsoran tanah.

Dalam video tersebut, terlihat bagian jalan yang biasanya digunakan warga kini tertutup oleh material longsoran yang menggerus permukaan jalan.

Sementara itu, P2BK Kecamatan Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penilaian awal dan pendataan di lokasi kejadian.

“Kami sedang melakukan perekapan dampak dari kejadian ini di lokasi kejadian,” ujar Dandi.

Peristiwa yang Mengancam Kehidupan Warga

Kejadian ini tidak hanya mengganggu akses transportasi, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga.

Beberapa hal yang terganggu antara lain:

Akses ke layanan kesehatan – Warga kesulitan mencapai fasilitas kesehatan terdekat karena jembatan dan jalan utama rusak.

Pendidikan anak-anak – Anak-anak tidak dapat bersekolah karena jalur menuju sekolah terputus.

Perekonomian* – Para petani dan pengusaha lokal mengalami gangguan dalam mendistribusikan hasil pertanian dan barang dagangan.

Upaya Pemulihan yang Dilakukan

Meski situasi masih memprihatinkan, pihak berwenang dan masyarakat setempat telah mulai berkoordinasi untuk mencari solusi.

Baca Juga:  Gencatan senjata Hamas di Gaza 'gagal'

Beberapa langkah yang dilakukan meliputi:

Penyisiran daerah terdampak – Tim tanggap darurat melakukan survei untuk menilai tingkat kerusakan dan kebutuhan bantuan.

Pengajuan bantuan darurat – Aksi cepat dilakukan untuk meminta bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah.

Pembuatan jalur alternatif* – Sejumlah warga mencoba membuat jalur sementara agar bisa tetap beraktivitas.

Tantangan yang Masih Ada

Meskipun ada upaya untuk mengatasi masalah, beberapa tantangan masih menghadang.

Keterbatasan sumber daya – Bantuan yang tersedia masih terbatas dan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Kondisi cuaca – Hujan deras yang terus-menerus berpotensi memperparah kerusakan di daerah tersebut.

Keterlambatan respons* – Proses evakuasi dan bantuan sering kali terlambat karena akses yang terbatas.

Harapan Masyarakat

Warga setempat berharap pemerintah segera merespons situasi ini dengan tindakan nyata.

Mereka berharap:

Bantuan logistik – Seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan dasar lainnya.

Perbaikan infrastruktur – Jembatan dan jalan yang rusak segera diperbaiki.

Pemulihan ekonomi* – Bantuan finansial diberikan untuk membantu para pelaku usaha.

Baca Juga:  Daun Sirih (Piper Betle): Harta Karun TOGA Dengan Segudang Manfaat Antiseptik Dan Pengobatan Tradisional

Dengan begitu, kehidupan warga bisa kembali normal dan daerah tersebut tidak lagi terisolasi.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.