DEPOK, JabarMedia
– Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Mandor Tajir, Bojongsari, Kota Depok, pada Rabu (17/12/2025) dini hari. Peristiwa ini berawal sekitar pukul 01.16 WIB ketika saksi bernama CIA terbangun dari tidurnya di kantor rental mobil setelah melihat percikan api di dekat lokasi.
Melihat api cepat membesar, saksi langsung menyelamatkan diri. Api kemudian merambat ke toko oli yang berada di sebelah kantor rental.
“Api langsung membesar dan menyebar membakar ke toko oli yang bersebelahan dengan kantor rental mobil serta membakar empat unit mobil yang sedang terparkir,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dikonfirmasi.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dari UPT Bojongsari dan UPT Cinere dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.45 WIB.
Dalam kejadian ini, satu orang dilaporkan mengalami sesak napas dan sempat dibawa ke RS Brawijaya untuk mendapatkan perawatan.
“Korban dilakukan uap oksigen dan sudah dalam kondisi membaik atau dalam keadaan sehat,” ujar Made.
Adapun objek yang terbakar meliputi satu kantor rental mobil, satu toko oli, serta empat mobil, yakni Grandmax, Suzuki XL7, Honda Brio, dan Honda HR-V.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.
Penyebab Kebakaran Masih Dalam Pemeriksaan
Meski api telah berhasil dipadamkan, penyebab pasti dari kejadian ini masih dalam proses investigasi. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Depok serta pihak kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian.
Menurut informasi awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di kantor rental mobil. Namun, hal ini belum bisa dipastikan hingga hasil laboratorium forensik diperoleh.
Saat ini, petugas juga sedang memeriksa apakah ada faktor lain yang berkontribusi atas kejadian ini, seperti kebocoran bahan bakar atau kesalahan penggunaan alat elektronik.
Tanggapan Masyarakat dan Upaya Pemulihan
Kebakaran ini menimbulkan kekacauan di sekitar lokasi, terutama karena banyaknya warga yang berkerumun untuk melihat kondisi terbaru. Beberapa warga mengungkapkan rasa khawatir terhadap keamanan lingkungan setelah kejadian ini.
Namun, pihak RT dan RW setempat serta polisi telah berkoordinasi untuk menjaga ketertiban dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Selain itu, para korban juga telah diberikan bantuan dari pihak kelurahan dan organisasi sosial setempat.
Terkait pemulihan, pihak pemilik kantor rental mobil dan toko oli sedang melakukan evaluasi kerusakan dan rencana perbaikan. Beberapa kendaraan yang terbakar telah dievakuasi ke tempat aman untuk diproses lebih lanjut.
Langkah Pencegahan di Masa Depan
Kebakaran ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat dan pengusaha di sekitar area perkantoran dan perdagangan. Pihak BPBD dan polisi meminta agar seluruh pengusaha dan pemilik usaha meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
Beberapa langkah pencegahan yang direkomendasikan antara lain:
- Memastikan kabel listrik dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan
- Menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap ruangan
- Melakukan inspeksi rutin terhadap peralatan listrik dan mesin
- Mengajarkan cara menghadapi kebakaran kepada karyawan dan pengunjung
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda bahaya kebakaran.
Dengan upaya pencegahan dan penanganan yang tepat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.







