Ketua Komisi II Minta Kejelasan Renovasi Pasar Bogor dalam Rapat dengan Perumda PPJ Kota Bogor

by -46 views
Ketua Komisi II Minta Kejelasan Renovasi Pasar Bogor dalam Rapat dengan Perumda PPJ Kota Bogor

Perumda Pasar Pakuan Jaya Diingatkan Untuk Lebih Profesional

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasbi Alatas, menyampaikan peringatan kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengelola pasar. Pernyataan ini disampaikan saat ia memimpin rapat kerja dengan PPJ yang membahas capaian kinerja, rencana bisnis, dan target hingga tahun 2026.

Hasbi Alatas menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih baik agar tidak terjadi lagi kebocoran pendapatan yang berdampak pada penurunan laba. Hal ini sangat krusial karena hingga akhir tahun depan, Perumda PPJ masih memiliki kewajiban pembayaran hutang yang harus diselesaikan.

“Kami berharap utang sebesar Rp1,1 miliar dapat diselesaikan pada 2026. Dengan demikian, Perumda PPJ bisa memenuhi kewajiban baru yaitu memberikan deviden kepada Pemkot Bogor di 2027. Ini akan berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” ujarnya.

Komisi II juga menuntut kepastian atas rencana renovasi Pasar Bogor, Plaza Bogor, serta rencana bisnis Perumda PPJ lima tahun ke depan. Menurut Hasbi Alatas, kepastian tersebut sangat penting karena tanpa perencanaan yang jelas, pasar-pasar tersebut bisa kehilangan pendapatan yang sangat besar.

Baca Juga:  Wakil Rektor UI Jadi Tersangka Korupsi TI Perpustakaan UI

“Harus ada kepastian dari rencana revitalisasi pasar Bogor. Tanpa itu, kami khawatir akan terjadi penurunan pendapatan yang signifikan,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Edi Kholki Zaelani, juga memberikan masukan kepada pihak Perumda PPJ. Ia meminta mereka untuk menyusun kajian strategis agar bisa bersaing dengan pasar terbuka.

Menurut Zaelani, perkembangan teknologi telah membuat masyarakat semakin mudah dalam berbelanja, sehingga posisi pasar rakyat semakin tergerus. Ia berharap PPJ terus meningkatkan kinerjanya dengan membuat kajian dan pengelolaan pasar yang lebih efektif dan efisien.

“Saya berharap PPJ terus meningkatkan kinerjanya dan membuat kajian serta pengelolaan pasar yang lebih efektif dan efisien dalam menghadapi maraknya jual beli daring. Selain itu, perlu ada inovasi untuk terus menghidupkan pasar-pasar,” pungkasnya.

Tantangan dan Harapan untuk Perumda PPJ

Perumda PPJ dihadapkan pada tantangan yang cukup berat, baik dari sisi keuangan maupun persaingan bisnis. Dengan beban hutang yang masih tersisa, perusahaan ini harus mampu mengelola keuangan secara lebih baik agar tidak terjadi kebocoran pendapatan. Selain itu, Perumda PPJ juga perlu memperkuat strategi bisnis agar bisa bertahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Baca Juga:  Kolam renang seru dan terjangkau di Ciamis, sempurna untuk liburan sekolah anak

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan efisiensi operasional dengan menggunakan sistem digital yang lebih modern.
  • Mengembangkan inovasi seperti e-commerce atau layanan pengiriman barang untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas.
  • Melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja dan pengelolaan pasar guna menyesuaikan dengan kondisi terkini.

Selain itu, kolaborasi dengan pihak terkait seperti pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat dan saling mendukung.