Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Ketahanan Pangan Bone Bolango

by -66 views
Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Ketahanan Pangan Bone Bolango

Kolaborasi Lintas Sektor dalam Memperkuat Ketahanan Pangan di Bone Bolango

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Inisiatif ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menjawab tantangan yang dihadapi sektor pertanian, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut adalah kegiatan panen cabai Program Jaksa Mandiri Pangan yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Bone Bolango di Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa pada Kamis, 18 Desember 2025 kemarin. Acara ini menjadi momentum penting dalam menunjukkan peran aktif lembaga penegak hukum dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pertanian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, menyampaikan bahwa Program Jaksa Mandiri Pangan merupakan wujud nyata dukungan daerah terhadap kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap stabilitas ekonomi daerah.

Iwan menjelaskan bahwa cabai merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki peran penting karena sangat memengaruhi pendapatan petani sekaligus menjadi salah satu penyumbang inflasi. Oleh sebab itu, peningkatan produksi cabai dinilai sebagai langkah efektif untuk menjaga kestabilan harga di pasaran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Harga Beras Aceh Tengah Tinggi, Warga Beralih ke Beras Biasa

“Program ini merupakan kontribusi nyata daerah dalam mendukung agenda nasional ketahanan pangan. Selain mendorong peningkatan produksi, kegiatan ini juga berperan dalam pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi petani,” ujar Iwan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Bone Bolango yang telah menggagas Program Jaksa Mandiri Pangan. Menurutnya, inisiatif tersebut menunjukkan peran aktif aparat penegak hukum dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama keberhasilan program pembangunan. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, kata dia, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap program pertanian berkelanjutan yang berpihak pada petani.

Meski saat ini masih dilaksanakan dalam skala terbatas, program tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara lebih luas apabila dijalankan secara konsisten dan melibatkan lebih banyak kelompok tani.

“Jika program seperti ini terus berlanjut dan diperluas, dampaknya akan sangat signifikan bagi ketahanan pangan daerah serta peningkatan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Sekda berharap kegiatan panen cabai ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta mendukung implementasi agenda pembangunan nasional di Kabupaten Bone Bolango.

Baca Juga:  RSUD Kota Bekasi Tanggung Utang Rp70 Miliar, Efisiensi Pengeluaran Pegawai

Peran Petani dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan

Petani menjadi tulang punggung utama dalam menjaga ketahanan pangan. Dengan adanya program seperti Jaksa Mandiri Pangan, para petani diharapkan bisa lebih mandiri dan sejahtera. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendukung petani:

  • Peningkatan akses teknologi pertanian: Memberikan pelatihan dan alat pertanian modern agar produksi lebih efisien.
  • Penguatan sistem distribusi: Membangun jaringan pasar yang lebih luas sehingga hasil pertanian bisa langsung sampai ke konsumen tanpa terlalu banyak intermediari.
  • Kemitraan dengan instansi terkait: Mengajak lembaga pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pertanian yang lebih baik.

Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat, keberlanjutan ketahanan pangan di Bone Bolango bisa tercapai. Hal ini tidak hanya membantu petani, tetapi juga menciptakan stabilitas ekonomi yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.