Ikabari, JAKARTA — Superapp layanan pesan antar Grab menutup tahun 2025 dengan merilis “25 Hits of 2025”, sebuah laporan yang merangkum tren dan wawasan tentang perilaku konsumen dalam layanan pesan-antar sepanjang tahun di Indonesia.
Laporan ini menggambarkan kebiasaan makan, belanja, dan gaya hidup masyarakat yang berkembang, seiring dengan semakin luasnya akses layanan Grab hingga ke berbagai kota di Indonesia.
“Laporan ini diharapkan bisa mendorong inovasi dan pemerataan akses kuliner digital melalui bisnis layanan pesan-antar Grab,” ungkap Melinda Savitri, Country Marketing & Communications Head, Grab Indonesia dalam Media Briefing, Kamis (18/12/2025).
Laporan tersebut mencatat jutaan transaksi yang terjadi, dianalisa dan diolah dari data internal Grab dari periode Januari hingga Oktober 2025.
Adapun, untuk kategori makanan yang paling banyak dipesan sepanjang tahun ini dimenangkan oleh udang keju. Udang keju menjadi menu yang paling banyak dipesan sepanjang tahun, diikuti mi Jawa, ayam geprek, ayam goreng, dan nasi goreng, yang menunjukkan adanya preferensi terhadap comfort food yang akrab dalam keseharian dan mudah dijangkau konsumen melalui layanan pesan-antar.
“Top 3 makanan yang paling banyak dicari di GrabFood ada Mie Gacoan, martabak, dan nasi goreng. Lalu, lokasi yang paling banyak mencari Mie Gacoan ada di Lowokwaru, Malang, yang memang jadi lokasi berkumpulnya universitas dan banyak mahasiswa,” kata Melinda.
Sementara itu untuk kategori minuman, kopi susu menempati posisi teratas, disusul es teh, jus jeruk, americano, dan coffee latte. Hal ini mencerminkan pemesanan yang didominasi tren minuman berbasis kopi dan minuman segar.
“Ini sedikit fun fact juga bahwa sepanjang 2025 ini ada 12 juta kopi yang dipesan di Grab, itu setara dengan 154 pertandingan full house di GBK,” ujarnya.
Sementara itu di GrabMart, produk kesehatan dan perawatan diri menjadi kategori paling laris sepanjang 2025, mencerminkan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap self-care. Minat terhadap produk bundling juga semakin kuat, yang mencerminkan bahwa minat belanja masih tinggi selama bisa berhemat.
Dari sisi perilaku belanja, solo shopper (pembeli individu) juga tercatat sebagai segmen paling aktif dalam penggunaan layanan pesan-antar di GrabMart, dengan pertumbuhan GMV bulanan 4,65%, lebih tinggi dibandingkan rumah tangga (4%). Temuan ini menunjukkan kebutuhan akan solusi belanja yang cepat, praktis, fleksibel, dan efisien.
Melinda Savitri, Country Marketing & Communications Head, Grab Indonesia menyampaikan, peran layanan pesan-antar di Grab di tahun ini semakin dipertegas dengan perluasan akses layanan dan pembaruan fitur Grab yang semakin beragam dan relevan.
“Hal ini dapat terlihat dengan adanya pertumbuhan transaksi, kebiasaan baru masyarakat dalam menikmati makanan, serta dampak langsung yang dirasakan UMKM kuliner di berbagai daerah,” imbuhnya.
Tren peningkatan konsumsi juga tidak hanya menunjukkan preferensi konsumen yang berubah, tetapi juga membuka peluang bagi jutaan UMKM untuk tumbuh dan berinovasi.
Tren Konsumen dalam Layanan Pesan Antar
- Makanan Favorit:
- Udang keju menjadi makanan paling diminati.
- Diikuti oleh mi Jawa, ayam geprek, ayam goreng, dan nasi goreng.
-
Preferensi terhadap comfort food yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
-
Minuman Populer:
- Kopi susu menduduki posisi teratas.
- Disusul oleh es teh, jus jeruk, americano, dan coffee latte.
-
Tren minuman berbasis kopi dan segar terus meningkat.
-
Perilaku Belanja:
- Produk kesehatan dan perawatan diri menjadi favorit di GrabMart.
- Minat pada produk bundling meningkat, menunjukkan keinginan untuk berbelanja hemat.
- Solo shopper menjadi segmen paling aktif dalam penggunaan layanan pesan-antar.
Perkembangan Layanan Grab
- Pengembangan Akses:
- Layanan Grab telah menjangkau berbagai kota di Indonesia.
-
Pembaruan fitur dilakukan untuk menjaga relevansi dan kepuasan pengguna.
-
Pengaruh terhadap UMKM:
- Pertumbuhan transaksi mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pesan-antar.
- Dampak positif terhadap UMKM kuliner di berbagai daerah.
Laporan “25 Hits of 2025” menjadi bukti bahwa layanan pesan-antar Grab tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan berbagai inovasi dan penyesuaian terhadap kebutuhan pasar, Grab terus memperkuat posisinya sebagai platform pesan-antar yang andal dan berkelanjutan.








