Penamaan Masjid Raya Pakansari Sementara, Bupati Bogor Beri Penjelasan
JABARMEDIA – Bupati Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, memberikan penjelasan mengenai penamaan sementara yang diberikan kepada Masjid Raya Pakansari. Nama Nurul Wathon yang digunakan saat ini hanya bersifat sementara dan diberikan sebagai penanda agar tempat ibadah tersebut lebih dikenal oleh masyarakat.
“Penamaan awal dilakukan karena kata Nurul Wathon memiliki arti cahaya negeri. Daripada tidak tahu, lebih baik kita sebutkan dulu sementara dengan nama Masjid Raya Nurul Wathon Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto pada Kamis (11/12/2025).
Penamaan ini juga disesuaikan dengan tagline yang digaungkan oleh Kabupaten Bogor, yaitu Kuta Udaya Wangsa yang bermakna kebangkitan bangsa. Menurutnya, istilah cahaya negeri mencerminkan peran Kabupaten Bogor sebagai pusat kebangkitan bangsa.
“Kenapa kita menyebutnya cahaya negeri? Sesuai dengan tagline yang dibuat oleh para pendahulu kami, Kuta Udaya Wangsa, Pusat Kebangkitan Bangsa. Maka bicara sebuah bangsa inilah cahaya bangsa, cahaya negeri adanya di Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Rudy menegaskan bahwa pihaknya akan terus menerima masukan dari berbagai pihak, termasuk para ulama dan organisasi Islam, untuk menentukan nama akhir dari masjid tersebut.
“Kami menerima saran dan masukkan dari para kiai, para ulama, dari organisasi Islam, serta majlis ulama Indonesia,” jelasnya.
Progres Pembangunan Masjid Raya Pakansari
Sebelumnya, progres pembangunan Masjid Raya Pakansari di kawasan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor terus berjalan. Saat ini, bangunan masjid telah berdiri megah dengan desain yang sesuai dengan rencana awal.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan bahwa masjid raya ini akan rampung pada akhir tahun 2025. Meskipun pembangunan belum sepenuhnya selesai, pemerintah daerah sudah menyiapkan nama untuk masjid tersebut.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan bahwa rumah ibadah ini akan diberi nama Masjid Raya Nurul Wathon.
“Untuk awal kita kasih nama Masjid Raya Nurul Wathon. (Diberinama oleh) Pak Bupati,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).
Eko menambahkan bahwa penamaan Nurul Wathon yang memiliki arti Cahaya Negeri menjadi simbol kemajuan bangsa. Hal ini selaras dengan tagline Kuta Udaya Wangsa yang digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, yakni Kota Kebangkitan Bangsa.
“Artinya itu kebangkitan, kebangsaan, ada kaitannya dengan Kuta Udaya Wangsa, jadi masjid kebangsaan,” katanya.
Tujuan Penamaan dan Harapan Masa Depan
Penamaan sementara ini bertujuan untuk memperkenalkan masjid kepada masyarakat sejak awal pembangunan. Dengan demikian, masyarakat akan lebih familiar dengan nama masjid sebelum proses pembangunan selesai.
Selain itu, penamaan ini juga diharapkan dapat menjadi representasi dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun komunitas yang harmonis dan religius.
Masjid Raya Pakansari diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang dapat mendukung pertumbuhan masyarakat sekitar. Dengan desain yang megah dan konsep yang modern, masjid ini akan menjadi ikon baru di wilayah Kabupaten Bogor.
(Damar)





