Musim Tanam Pertama di Indramayu Dipercepat, Lucky Jadi Pemicu Semangat Petani

by -37 views
Musim Tanam Pertama di Indramayu Dipercepat, Lucky Jadi Pemicu Semangat Petani

Percepatan Musim Tanam Padi di Indramayu

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengungkapkan bahwa Pemkab Indramayu telah mempercepat pelaksanaan musim tanam pertama tahun 2025-2026. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Hal ini juga menjadi dukungan terhadap program strategis yang dicanangkan oleh Astacita Presiden Prabowo, yang menitikberatkan pada kemandirian pangan nasional.

“Percepatan musim tanam padi ini harus menjadi pemicu semangat baru bagi para petani di Kabupaten Indramayu,” ujar Lucky Hakim saat ditemui setelah menghadiri acara Pencanangan Percepatan Musim Tanam I 2025/2026 di Balai Pembenihan Tanaman Pangan, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/12/2025).

Lucky menjelaskan bahwa kerja keras, ketekunan, dan keuletan petani merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Ia menyadari bahwa menanam padi bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari program besar yang dipantau langsung oleh pemerintah pusat hingga daerah.

Pemerintah juga berupaya memastikan harga beras stabil dan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk para petani tetap terjaga baik dari segi pasokan maupun harganya. “Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan sarana produksi, pendampingan, jaminan pasar terhadap hasil panen, hingga lainnya,” tambah Lucky.

Baca Juga:  Pemerintah Bersikukuh Terapkan Dua Harga BBM

Dia berharap para petani mampu memanfaatkan program percepatan tanam untuk meningkatkan produktivitas pangan. Pemkab Indramayu mendukung penuh tercapainya ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan kesejahteraan petani sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Dalam upaya mewujudkan Bumi Wiralodra yang sejahtera dan Indramayu REANG, pemerintah dan masyarakat harus saling bahu-membahu,” kata Lucky.

Sinergi Antara Pemerintah dan Petani

Program percepatan musim tanam ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat dan petani. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi pangan secara signifikan. Pemerintah kabupaten juga memberikan pendampingan teknis kepada para petani agar mereka dapat memanfaatkan teknologi dan metode pertanian modern dengan lebih baik.

Beberapa langkah yang telah diambil oleh Pemkab Indramayu antara lain:

  • Peningkatan akses terhadap benih unggul dan pupuk subsidi.
  • Pelatihan dan edukasi kepada petani tentang teknik budidaya yang efisien dan ramah lingkungan.
  • Penyediaan infrastruktur irigasi yang memadai untuk memastikan kebutuhan air tanaman terpenuhi.
  • Pengembangan pasar-pasar lokal yang dapat menyerap hasil panen petani secara langsung.
Baca Juga:  Seminyak dan Kuta Masuk Daftar 10 Besar Destinasi Wisata Tahun Baru Terpopuler

Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa ada mekanisme pengawasan yang ketat terhadap distribusi pupuk dan bantuan lainnya agar tidak disalahgunakan. Dengan demikian, petani dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas pertanian mereka.

Tantangan dan Harapan

Meski ada banyak harapan, tidak semua hal berjalan mulus. Beberapa tantangan seperti cuaca ekstrem, fluktuasi harga pasar, serta kurangnya akses terhadap modal usaha masih menjadi kendala bagi petani. Namun, dengan dukungan pemerintah dan komunitas, diharapkan semua tantangan tersebut dapat diatasi.

Pemkab Indramayu juga berencana untuk membangun sistem informasi pertanian yang bisa memberikan data akurat tentang kondisi lahan, iklim, dan permintaan pasar. Sistem ini akan membantu petani dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan efisien.

Dengan adanya percepatan musim tanam ini, diharapkan Indramayu dapat menjadi contoh wilayah yang mampu mencapai kemandirian pangan. Selain itu, kesejahteraan petani akan meningkat, sehingga dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah secara keseluruhan.