Pangandaran Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan Sepanjang 2025

by -67 views
by
Pangandaran Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan Sepanjang 2025

Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Pangandaran Mencapai 2,5 Juta Orang pada Tahun 2025

Pada tahun 2025, Kabupaten Pangandaran mencatat jumlah kunjungan wisatawan yang mencapai sekitar 2,5 juta orang. Wisatawan tersebut menyebar di enam destinasi wisata unggulan yang ada di wilayah ini. Salah satu destinasi utama yang menjadi magnet bagi pengunjung adalah Pantai Pangandaran. Berdasarkan data yang tersedia, Pantai Pangandaran dikunjungi oleh sekitar 1,6 juta wisatawan.

Selain Pantai Pangandaran, beberapa destinasi lain juga memberikan kontribusi besar terhadap angka kunjungan. Di antaranya adalah Pantai Batukaras dengan jumlah pengunjung sebanyak 340 ribu orang, Pantai Batuhiu yang dikunjungi oleh 177 ribu wisatawan, serta Pantai Karapyak dan Pantai Madasari masing-masing mencatat 174 ribu dan 152 ribu pengunjung. Sementara itu, kawasan wisata Green Canyon mencatatkan 76 ribu pengunjung.

Lonjakan terbesar terjadi selama libur Lebaran 2025, di mana sekitar 626 ribu wisatawan memadati keenam objek wisata di Pangandaran. Kenaikan jumlah wisatawan ini memberikan dampak positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor pariwisata.

Baca Juga:  Polres Serang Tangkap Pria Jakarta Barat yang Bawa Kabur Motor Pontang

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Sarlan, menyampaikan bahwa selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada periode 25 hingga 27 Desember, jumlah wisatawan yang masuk ke Pangandaran mencapai sekitar 46 ribu orang. Dalam rentang waktu tersebut, pendapatan yang diperoleh mencapai Rp 409 juta.

Sarlan menjelaskan bahwa target PAD tahun 2025 sebesar Rp 42 miliar telah tercapai dengan realisasi yang melebihi target. Hingga 26 Desember 2025, realisasi PAD sudah mencapai Rp 45 miliar. Ia menambahkan bahwa capaian retribusi wisata tahun ini telah melampaui target 100 persen.

Lebih lanjut, Bupati Pangandaran menargetkan PAD sektor pariwisata dapat mencapai Rp 50 miliar pada akhir tahun 2025. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 25 miliar.

Menurut Sarlan, kunjungan wisatawan selama Nataru tidak terjadi secara bersamaan, melainkan datang bertahap. Hal ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, mengingat Pangandaran merupakan kawasan wisata alam yang sangat bergantung pada kondisi alam. Meski demikian, ia memprediksi lonjakan pengunjung akan terjadi menjelang malam pergantian tahun dan awal tahun 2026.

Baca Juga:  BPBD Padang Berlakukan Status Siaga Darurat Banjir

Ramai Namun Tetap Terkendali

Sementara itu, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menilai situasi kunjungan wisatawan selama Nataru berlangsung ramai namun tetap terkendali. Pola kedatangan wisatawan yang bergantian dinilai mampu mengurangi potensi kepadatan. Menurutnya, wisatawan memang ramai, tapi tidak sampai membludak. Mereka datang silih berganti, karena sudah sering berkunjung, sehingga tahu waktu-waktu ramai dan lengang.

Citra memperkirakan puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada malam tahun baru hingga awal tahun 2026.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.