Proyek Jalan Tol Getaci Mulai Dilelang dan Siap Dibangun Tahun 2026
Jalan Tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap) telah memiliki kepastian akan dilelang dan mulai dibangun pada tahun 2026. Proyek ini diagendakan selesai pada tahun 2029 sehingga bisa beroperasi secara penuh. Meski proyek ini masih belum mencapai Cilacap dengan total panjang sekitar 206,65 km, prioritas pembangunan saat ini hanya sampai Tasikmalaya sepanjang sekitar 95 km.
Menteri PUPR, Dody Hanggodo, menunjukkan optimisme bahwa proyek jalan Tol Getaci ruas Gedebage-Tasikmalaya berpotensi lebih cepat terealisasi dan selesai lebih awal dari rencana. Alasannya, segmen Gedebage-Tasikmalaya memiliki daya tarik investasi yang tinggi serta tingkat lalu lintas (traffic) yang lebih besar dibandingkan segmen lainnya.
Pembangunan jalan tol ini akan dilakukan dalam dua seksi. Pertama, Seksi 1 Gedebage-Garut Utara dengan panjang sekitar 45,20 km, dan Seksi 2 Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 km. Untuk mempercepat target pembangunan hingga Tasikmalaya, saat ini sedang gencar dilakukan pembelian lahan dan pembayaran uang ganti rugi (UGR) di Kabupaten Garut.
Hingga November 2025, tercatat sekitar 2.200 bidang lahan yang terdampak Tol Getaci di wilayah Garut telah berhasil dibebaskan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Getaci II, Muhammad Hidayat Satria Adi, menjelaskan bahwa setelah wilayah Garut tuntas, fokus berikutnya adalah percepatan di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
“Garut menjadi benchmark (tolok ukur). Jika di sini lancar, daerah lain akan mengikuti,” ujarnya kepada wartawan beberapa pekan lalu.
Berdasarkan data yang diperoleh, bakal ada ribuan bidang lahan di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang akan terkena dampak proyek jalan Tol Getaci dan akan mendapat UGR. Berikut adalah daftar nama desa penerima UGR di Kabupaten Tasikmalaya:
Daftar Nama Desa Penerima UGR di Kabupaten Tasikmalaya
Pengerjaan jalan Tol Getaci di Kabupaten Tasikmalaya dibagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama (Gedebage – Tasikmalaya) meliputi Kecamatan Salawu, Cigalontang, Singaparna, dan Kecamatan Padakembang. Tahap kedua (Tasikmalaya – Cilacap) akan dikerjakan setelah Tahap I selesai, yaitu Kecamatan Manonjaya, Kecamatan Cineam, dan Kecamatan Karangjaya.
Di Tahap 1, daftar desa yang akan dilalui ruas Tol Getaci segmen Gedebage-Tasikmalaya antara lain:
- Kecamatan Salawu
Jalan Tol Getaci akan melewati: - Desa Sukahurip
-
Desa Neglasari
-
Kecamatan Cigalontang
Desa yang terkena dampak: - Desa Kersamaju
- Desa Lengkongjaya
- Desa Nanggerang
- Desa Nangtang
- Desa Pusparaja
- Desa Sirnagalih
- Desa Sukamanah
- Desa Tanjungkarang
-
Desa Tenjonagara
-
Kecamatan Padakembang
Desa yang terkena dampak: -
Desa Cilampunghilir
-
Kecamatan Leuwiari
Desa yang terkena dampak: -
Desa Arjasari
-
Kecamatan Singaparna
Desa yang terkena dampak: - Desa Sukaherang
- Desa Cintaraja
- Desa Cikunir
- Desa Cikadongdong
Sedangkan di Tahap 2 (Tasikmalaya – Cilacap), daerah yang dilalui yakni Kecamatan Manonjaya, Kecamatan Cineam, dan Kecamatan Karangjaya.
Daftar Nama Desa Penerima UGR di Kota Tasikmalaya
Di Kota Tasikmalaya, daerah yang akan dilewati rute Tol Getaci ada 4 kecamatan yaitu Mangkubumi, Kawalu, Cibeureum, dan Tamansari dengan perincian sebagai berikut:
- Kecamatan Mangkubumi
Kelurahan yang terkena dampak: - Kelurahan Karikil
- Kelurahan Cigantang
-
Kelurahan Sambong Jaya
-
Kecamatan Kawalu
Kelurahan yang terkena dampak: - Kelurahan Karang Anyar
- Kelurahan Cilamajang
-
Kelurahan Karsamenak
-
Kecamatan Cibeureum
Kelurahan yang terkena dampak: - Kelurahan Ciherang
-
Kelurahan Ciakar
-
Kecamatan Tamansari
Kelurahan yang terkena dampak: - Kelurahan Setia Mulya
- Kelurahan Taman Jaya
- Kelurahan Mulya Sari
- Kelurahan Suka Hurip
- Kelurahan Mugar Sari
- Kelurahan Sumelap
Demikian bocoran daftar nama desa yang akan terbeton oleh proyek jalan Tol Getaci di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Untuk detail nama pemilik lahan yang terdampak bisa ditanyakan langsung ke Desa atau Kelurahan masing-masing.







