Target Inovasi dan Kinerja di Lingkungan Setda Kabupaten Sumedang
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, memberikan arahan penting terkait target inovasi yang harus dicapai oleh setiap bagian di lingkungan Setda. Dalam apel pagi yang dipimpinnya pasca libur panjang pada Senin, 29 Desember 2025, ia menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi tahun krusial bagi seluruh unit kerja di Setda.
Tujuan utamanya adalah agar setiap bagian di lingkungan Setda mampu menghasilkan minimal satu inovasi. Hal ini sejalan dengan target pemerintah kabupaten untuk mengirimkan 200 inovasi ke pemerintah pusat. Inovasi tersebut harus terverifikasi melalui Sistem Informasi Kompilasi Inovasi Terintegrasi (Si Komplit) yang dikelola oleh Bappeda.
“Inovasi tidak harus sesuatu yang benar-benar baru. Pengembangan, peningkatan fitur, atau penyempurnaan sistem yang sudah berjalan juga dinilai sebagai inovasi,” jelas Sekda Tuti. Ia menekankan bahwa yang paling penting adalah adanya bukti nyata, seperti surat keputusan (SK), dokumentasi lengkap, serta proses kerja yang dilakukan secara serius.
Kriteria Inovasi yang Diterima
Beberapa hal yang perlu dipenuhi agar inovasi dapat dianggap layak adalah:
- Adanya bukti nyata dari hasil kerja.
- Dokumentasi yang rapi dan terstruktur.
- Proses pengajuan yang dilakukan secara resmi dan transparan.
- Keterlibatan tim yang bertanggung jawab dalam pengembangan inovasi.
Dengan demikian, setiap inovasi yang diajukan tidak hanya sekadar ide, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap kinerja pemerintahan.
Penekanan pada Kinerja dan Disiplin Kerja
Selain fokus pada inovasi, Sekda Tuti juga menyoroti pentingnya kinerja dan disiplin kerja. Pada tahun 2026, sistem absensi akan diperketat dengan pembatasan radius kehadiran maksimal 50 meter dari kantor. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pegawai hadir di lokasi yang tepat dan tidak melakukan manipulasi data kehadiran.
“Para pegawai dengan tugas dinas dalam diwajibkan tetap melakukan konfirmasi dan mengikuti apel pagi,” ujar Sekda Tuti. Dengan aturan ini, diharapkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dapat meningkat.
Perhatian terhadap Kesejahteraan Pegawai
Sekda Tuti juga menyampaikan bahwa Setda merupakan perangkat daerah dengan Tunjangan Tetap Pembiayaan (TPP) tertinggi dibandingkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya. Oleh karena itu, ia meminta agar kesejahteraan tersebut diimbangi dengan kinerja yang lebih optimal.
“Pegawai di Setda harus mampu membuktikan bahwa mereka layak mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik melalui prestasi kerja yang nyata,” tambahnya.
Langkah-Langkah untuk Mencapai Target
Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, beberapa langkah strategis akan dilakukan, antara lain:
- Peningkatan kompetensi dan kreativitas pegawai melalui pelatihan dan workshop.
- Penguatan koordinasi antar bagian untuk memastikan inovasi yang dihasilkan saling mendukung.
- Evaluasi berkala terhadap progres inovasi yang sedang dikembangkan.
- Pemantauan ketat terhadap kinerja dan disiplin pegawai.
Dengan komitmen dan kerja keras, diharapkan Setda Kabupaten Sumedang mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.






