Kegiatan In House Training (IHT) Program Panca Waluya di SLBN Garut Kota
Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, SLBN Garut Kota menggelar kegiatan In House Training (IHT) yang berjudul Program Panca Waluya. Acara ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari peserta, termasuk guru, tenaga kependidikan, serta para pelajar. IHT ini menjadi momen penting dalam mempersiapkan penerapan program yang akan diterapkan secara lebih luas.
Kegiatan IHT ini dibuka langsung oleh Penjabat (Plt) Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Jawa Barat, Santy Kurnia Dewi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transformasi pendidikan karakter di Jawa Barat. Menurut Santy, program Panca Waluya akan diterapkan secara menyeluruh mulai tahun depan, terutama di SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah naungan Disdik Jabar.
Pemateri Berpengalaman Mengisi Pelatihan
IHT yang berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis hingga Jumat (11–12 Desember 2025), menghadirkan dua pemateri berpengalaman. Keduanya adalah Nanang Rahmat, S.Pd., Gr., dan Feny Afifah Purnamasari, S.Pd., Gr., M.Pd. Mereka dikenal sebagai pengajar dengan pemahaman kuat di bidang penguatan karakter dan pedagogi modern.
Antusiasme peserta terlihat nyata sepanjang sesi pelatihan. Guru, tenaga kependidikan, hingga para pelajar aktif terlibat dalam setiap sesi. Panitia IHT, H. Deden Embong Ruhimat, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk mempersiapkan diri menghadapi penerapan program Panca Waluya secara lebih luas.
Lima Nilai Utama Karakter Sunda
Panca Waluya merupakan program pendidikan karakter yang digagas Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Program ini bertumpu pada lima nilai utama budaya Sunda, yaitu:
- Cageur: sehat jasmani dan rohani
- Bageur: berbudi pekerti luhur
- Bener: jujur dan bertanggung jawab
- Pinter: cerdas intelektual dan emosional
- Singer: terampil, kreatif, dan cekatan
Panca Waluya diharapkan tidak hanya membentuk siswa yang kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kokoh dan berakar pada nilai-nilai lokal.
Komitmen Sekolah dalam Penerapan Program
Kepala SLBN Garut Kota, Ani Sumartini, M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program ini. Menurutnya, salah satu tujuan program Panca Waluya adalah meningkatkan mutu pendidikan. Ia berkomitmen menerapkannya secara baik dan efektif.
Menurut Ani, IHT ini menjadi langkah awal penting agar seluruh pendidik memahami konsep, strategi, dan praktik konkret dalam menerapkan nilai-nilai Panca Waluya di lingkungan sekolah. Dengan rangkaian kegiatan ini, SLBN Garut Kota tidak hanya menjadi tuan rumah pelatihan, tetapi juga menjadi pionir dalam gerakan penguatan pendidikan karakter berbasis budaya di Jawa Barat.
Program Panca Waluya diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi siswa yang sehat, cerdas, beretika, dan semakin siap menghadapi tantangan masa depan.









