SPPG Hutuo, Gorontalo Jadi Contoh Dapur Makanan Gratis Berkualitas

by -31 views
SPPG Hutuo, Gorontalo Jadi Contoh Dapur Makanan Gratis Berkualitas

SPPG Hutuo, Contoh Ideal Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Daerah

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hutuo di Kabupaten Gorontalo dinilai layak menjadi contoh ideal dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah. Fasilitas ini dibangun dan dioperasikan dengan kepatuhan penuh terhadap petunjuk teknis dan standar nasional Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, SPPG Hutuo juga menunjukkan kesiapan infrastruktur layanan gizi untuk jangka panjang.

Sejak tahap perencanaan hingga operasional, SPPG Hutuo dirancang sebagai bangunan baru dengan fasilitas lengkap sesuai juknis. Alur dapur tertata rapi dan tidak saling bertabrakan. Seluruh peralatan utama menggunakan material stainless steel berstandar BGN, serta didukung sistem sanitasi dan pengolahan air yang memenuhi persyaratan keamanan pangan.

Staf Ahli Menteri Komdigi Bidang Komunikasi dan Media Massa, Molly Prabawaty, menilai bahwa penerapan standar nasional secara konsisten di daerah menjadi indikator penting keberhasilan pelaksanaan program strategis pemerintah. Ia menyampaikan:

“SPPG Hutuo menunjukkan bahwa standar nasional dapat diterapkan secara utuh di daerah. Praktik seperti ini penting sebagai contoh bagi wilayah lain agar program MBG berjalan dengan kualitas dan tata kelola yang setara,” ujar Molly.

Baca Juga:  Mendekati Libur Nataru, Polres Garut Lakukan Pemantauan Jalur Wisata Pantai Selatan

Standar Teknis BGN Menjadi Fondasi Utama

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa standar teknis yang ditetapkan BGN bersifat mengikat dan menjadi fondasi utama dalam menjamin mutu layanan gizi. Ia menjelaskan bahwa BGN menetapkan standar agar setiap SPPG beroperasi secara aman, higienis, dan berkelanjutan. Kepatuhan SPPG Hutuo terhadap juknis menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kualitas layanan gizi.

“Kepatuhan SPPG Hutuo terhadap juknis menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kualitas layanan gizi,” kata Hida di Gorontalo, Jumat (19/12).

Menurut Hida, penerapan standar tanpa kompromi juga menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang. Ia menekankan bahwa ketika standar dijalankan secara konsisten, manfaat program tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga menjamin keberlanjutan dan dampak positif bagi kualitas gizi anak-anak di masa depan.

Infrastruktur yang Siap untuk Jangka Panjang

Fasilitas SPPG Hutuo mencerminkan kesiapan infrastruktur layanan gizi yang tidak hanya mampu menangani kebutuhan saat ini, tetapi juga siap mendukung pengembangan program di masa depan. Desain bangunan yang rapi dan fungsional, dilengkapi dengan peralatan modern dan sistem sanitasi yang memadai, menjadikannya sebagai model yang bisa ditiru oleh daerah lain.

Baca Juga:  Persib Bandung Memburu Oknum Suporter Berbaju Hitam

Dalam konteks yang lebih luas, SPPG Hutuo menjadi bukti nyata bahwa program-program pemerintah dapat diimplementasikan dengan baik di tingkat daerah, asalkan didukung oleh kesadaran akan standar dan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait. Hal ini tentu saja sangat penting, terlebih dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

Keberlanjutan sebagai Tujuan Utama

Keberlanjutan adalah salah satu aspek utama yang ditekankan dalam pengelolaan SPPG Hutuo. Dengan standar yang diterapkan secara konsisten, layanan gizi yang disediakan tidak hanya efektif dalam jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang. Ini mencerminkan visi pemerintah dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan.

Selain itu, SPPG Hutuo juga menjadi contoh bagaimana kerja sama antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga teknis, dan masyarakat, dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya inisiatif seperti ini, diharapkan program MBG dapat berkembang lebih pesat dan mencapai target yang lebih luas.