Bazar Ramadhan 1447 Hijriah Digelar di Soreang
Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang akan berlangsung pada 5–8 Maret 2026 di Lapangan Plaza Upakarti, Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan tahunan ini menghadirkan 130 pelaku UMKM lokal asal Kabupaten Bandung.
Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, menjelaskan bahwa bazar tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat, khususnya selama momentum Ramadhan. Ia menyampaikan hal tersebut saat Talkshow PRFM Bedaskeun Kabupaten Bandung bertema “Bazar Ramadhan Kabupaten Bandung”, Kamis 26 Februari 2026.
Menurutnya, bazar yang digagas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Dekranasda ini rutin digelar setiap tahun. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.
“Kami berharap barang-barang yang dipasarkan di Bazar Ramadhan harganya lebih murah dan bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Tidak Sekadar Ajang Jual Beli
Emma menjelaskan bahwa Bazar Ramadhan tidak hanya menjadi ajang pemasaran produk UMKM, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan publik hasil kolaborasi lintas perangkat daerah. Di antaranya pelayanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, serta layanan administrasi kependudukan seperti KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, hingga Identitas Anak melalui Disdukcapil.
Selain itu, terdapat layanan pembayaran pajak bumi dan bangunan maupun kendaraan bermotor yang difasilitasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Koperasi dan UKM untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
“Supaya masyarakat bisa sekaligus tertib administrasi kependudukan dan memanfaatkan kemudahan layanan publik saat datang ke bazar,” ujarnya.
Sajikan Sembako hingga Produk Fashion
Beragam kebutuhan pokok akan tersedia di bazar tersebut, mulai dari sayur mayur, daging ayam, daging sapi, beras, hingga aneka makanan lainnya. Selain itu, produk fashion untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H seperti sarung, sepatu, sandal, kaos kaki, baju, kerudung, peci, dan sajadah juga akan dipasarkan.
Emma menyebut bahwa sejumlah produk UMKM yang ditampilkan telah melalui proses kurasi mengingat banyaknya produk unggulan di Kabupaten Bandung. “Produk-produk yang dipasarkan merupakan produk yang sudah dikenal masyarakat dan berkualitas. Kami tetap melakukan kurasi karena cukup banyak UMKM unggulan di Kabupaten Bandung,” jelasnya.
Tak hanya itu, bazar juga memfasilitasi sejumlah produk makanan yang sempat viral dan diminati masyarakat.
Dorong Pemerataan Ekonomi hingga Tingkat Kecamatan
Emma berharap pelaksanaan Bazar Ramadhan tidak hanya terpusat di Soreang, tetapi juga dapat digelar di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung. “Supaya para pelaku usaha di masing-masing kecamatan bisa difasilitasi dan pergerakan ekonomi lebih merata,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Bazar Ramadhan menjadi ajang promosi untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan omzet pelaku UMKM. Selain memperkenalkan produk yang sebelumnya belum dikenal luas, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi dan inovasi antar pelaku usaha.
“Ini juga menjadi ajang edukasi dan meningkatkan inovasi di antara para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya,” ungkapnya.
Lebih jauh, Emma menyebut bahwa bazar tersebut turut mendukung upaya Pemkab Bandung dalam pengendalian inflasi daerah. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengutamakan produk lokal sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bandung Dadang Supriatna.
“Produk lokal kualitasnya tidak kalah dengan produk luar. Semua kebutuhan Lebaran, mulai dari sepatu, sandal, hingga sajadah, tersedia di Kabupaten Bandung,” tuturnya.
Ajakan untuk Hadir dan Berbelanja
Emma berharap bahwa melalui momentum Ramadhan, pelaku UMKM semakin berkembang dan mampu berkontribusi terhadap optimalisasi pembangunan daerah. Ia juga mendorong kader PKK agar turut menjadi pelaku usaha demi meningkatkan ekonomi keluarga.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk datang dan berbelanja di Bazar Ramadhan. Kegiatan ini hanya dilaksanakan setahun sekali,” pungkasnya.







