Pemerintah Buka Enam Ruas Tol Fungsional Secara Gratis Selama Mudik Lebaran 2026
Pemerintah telah mengumumkan bahwa enam ruas jalan tol fungsional akan dibuka secara gratis selama periode mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini mencakup jalur-jalur yang terletak di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatra, dengan total panjang sekitar 198 kilometer. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk membantu mengurai kepadatan arus kendaraan serta memastikan kelancaran perjalanan para pemudik menuju kampung halaman.
Badan Komunikasi Pemerintah menyampaikan bahwa ruas tol tersebut akan beroperasi sementara selama masa operasional mudik dan dapat dilalui tanpa dikenakan tarif. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat memanfaatkan infrastruktur jalan tol secara lebih efisien dan aman.
Daftar Ruas Jalan Tol yang Dibuka Sementara
Berikut adalah daftar ruas jalan tol yang akan dibuka sementara dan gratis selama mudik Lebaran 2026:
Jalur Trans Jawa (Jasa Marga)
- Jakarta-Cikampek II Selatan – fungsional: 54,75 KM
- Jogja-Bawen – fungsional: 4,85 KM
- Jogja-Solo – fungsional: 11,48 KM
- Probolinggo-Banyuwangi Tahap I – fungsional: 49,68 KM
Jalur Trans Sumatra (Hutama Karya)
- Sigli-Banda Aceh Seksi 1 – fungsional: 23,9 KM
- Palembang-Betung Seksi 1 & 2 – fungsional: 53,6 KM
Secara keseluruhan, keenam ruas tol fungsional ini memiliki total panjang sekitar 198 kilometer. Para pemudik dapat memanfaatkan jalur-jalur ini secara gratis selama masa operasional mudik Lebaran 2026.
Peringatan bagi Pemudik
Pemerintah juga memberikan beberapa peringatan penting kepada para pemudik. Salah satunya adalah tentang patuhnya pengendara terhadap rambu lalu lintas dan batas kecepatan maksimum yang ditetapkan. Batas kecepatan yang dianjurkan adalah 60 kilometer per jam, mengingat status ruas tol masih bersifat fungsional.
“Demi keselamatan bersama: patuhi rambu demi keselamatan dan batas kecepatan 60 km/jam,” demikian pesan dari Badan Komunikasi Pemerintah.
Prediksi Jumlah Pemudik
Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 oleh Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang diperkirakan melakukan perjalanan mudik mencapai 143,9 juta orang. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan potensi pergerakan pada 2025 yang tercatat sebesar 146 juta orang, dengan realisasi mencapai 154 juta orang.
Kebijakan pembukaan jalan tol secara gratis ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi beban transportasi dan meningkatkan kenyamanan perjalanan para pemudik. Dengan adanya ruas tol yang bisa digunakan tanpa biaya, diharapkan para pemudik tidak mengalami kemacetan yang parah dan bisa tiba di tujuan dengan lebih cepat dan aman.







