8 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan yang Sering Tak Disadari, Nomor 2 Umum Terjadi

by -1 views
8 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan yang Sering Tak Disadari, Nomor 2 Umum Terjadi

Delapan Aktivitas yang Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan

Puasa di bulan Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim. Dalam menjalani puasa, seseorang harus menahan diri dari berbagai hal yang dapat membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Meskipun banyak yang sudah tahu tentang hal-hal yang bisa membatalkan puasa, ada beberapa aktivitas yang sering kali luput dari perhatian dan justru bisa membuat puasa menjadi batal.

Berikut ini adalah delapan aktivitas yang ternyata dapat membatalkan puasa:

  • Sengaja muntah

    Jika seseorang sengaja memasukkan jari ke kerongkongan untuk memicu muntah, maka puasanya akan batal. Namun, jika muntah terjadi secara tidak disengaja karena sakit atau mual, maka puasa tetap sah. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa “Barangsiapa yang terpaksa muntah, maka tidak wajib baginya mengqadha puasanya. Dan barangsiapa muntah dengan sengaja, maka wajib baginya mengqadha puasanya”.

  • Merokok atau vaping

    Merokok atau menggunakan alat vaping dapat membatalkan puasa. Selain memberikan sensasi kenikmatan di lidah, asap rokok atau vape juga mengandung zat seperti nikotin yang masuk ke dalam tubuh dan dapat membatalkan puasa.

  • Berhubungan intim saat puasa

    Berhubungan suami istri selama siang hari saat berpuasa dapat membatalkan puasa. Namun, Allah SWT memperbolehkannya di malam hari sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Baqarah:187. Jika dilakukan selama waktu puasa, pelaku wajib membayar kafarat dan mengganti puasa tersebut.

  • Memasukkan obat ke dalam tubuh

    Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti infus, supositoria, atau kateter, dapat membatalkan puasa. Namun, penggunaan vaksinasi, swab, atau suntik obat biasa yang tidak mengandung nutrisi tidak membatalkan puasa, sesuai pendapat MUI.

  • Gila atau hilang kesadaran

    Jika seseorang mengalami gangguan mental atau mabuk sehingga kehilangan kesadaran, puasanya otomatis batal. Dua kondisi ini wajib mengganti puasa ketika kondisinya kembali normal.

  • Menelan dahak yang sudah keluar

    Menelan air liur yang sudah keluar dari mulut tidak membatalkan puasa karena sulit dihindari. Namun, jika seseorang sengaja mengumpulkan dan menelan dahak yang sudah sampai ke mulut, maka puasanya batal.

  • Mencicipi makanan tanpa alasan

    Saat memasak, mencicipi makanan tanpa sampai tertelan dan dilakukan karena kebutuhan untuk memastikan rasa masakan tidak membatalkan puasa. Namun, jika dilakukan tanpa alasan yang jelas atau sekadar iseng, maka hukumnya makruh dan berisiko membuat puasa batal.

  • Sikat gigi berlebihan

    Sikat gigi berlebihan atau berkumur berlebihan hingga air masuk ke kerongkongan dapat membatalkan puasa. Namun, jika sikat gigi dilakukan secara wajar dan hati-hati tanpa ada air atau pasta gigi yang tertelan, maka puasa tetap sah.

Baca Juga:  Makan Konate Optimistis Persib Menang di Laos