910 Nineten Luncurkan Sepatu Maraton Teknologi Karbon Berstandar Global

by -3 views
910 Nineten Luncurkan Sepatu Maraton Teknologi Karbon Berstandar Global



JABARMEDIA, JAKARTA – Produk sepatu lari buatan dalam negeri semakin menunjukkan daya saing di tingkat kompetisi. Salah satu contohnya adalah model Geist Ekiden Elite X yang dikembangkan oleh 910 Nineten. Sepatu ini digunakan oleh atlet pelari yang berhasil meraih podium pertama pada BTN Jakarta International Marathon 2025 serta San Antonio Marathon 2025 di Amerika Serikat.

Selain itu, Geist Ekiden Elite X juga telah masuk ke dalam World Athletics Shoe Compliance List 2025, yang berarti produk ini memenuhi standar teknis untuk digunakan dalam ajang lomba resmi. Hal ini menunjukkan bahwa sepatu produksi dalam negeri kini mampu bersaing dengan merek global di dunia olahraga.

Pengembangan Berbasis Riset dan Inovasi

CEO 910 Nineten Indonesia, Irene Anastasia, menjelaskan bahwa pengembangan sepatu dilakukan melalui serangkaian riset sejak akhir 2024. Fokus utamanya adalah pada kebutuhan pelari jarak jauh.

“Kami mengarahkan pengembangan pada efisiensi langkah, bobot yang ringan, serta kenyamanan agar dapat menjaga performa pelari dalam jarak panjang,” ujarnya saat peluncuran Geist Ekiden Elite X.

Baca Juga:  Melihat Keberadaan Curik Bali

Menurut Irene, peluncuran sepatu ini menjadi penanda bahwa brand lokal 910 Nineten semakin menegaskan ambisinya untuk menyediakan produk berstandar internasional. Selain itu, hal ini juga memperkuat peran brand lokal dalam ekosistem lari kompetitif serta kampanye aktif yang mengedepankan tagar #LocaltoGlobal.

Pengembangan model ini dilakukan secara serius dengan teknologi dan inovasi yang cukup panjang sejak akhir 2024. Prosesnya melibatkan riset dan pengembangan produk dengan revisi serta perbaikan pada material dan beberapa bagian untuk meningkatkan performa.

Teknologi dan Desain yang Mumpuni

Model Geist Ekiden Elite X menggunakan material Matryx pada bagian atas sepatu yang dikenal ringan dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, struktur sepatu dilengkapi dengan pelat karbon serta midsole berbahan super critical foam yang dirancang untuk meningkatkan pengembalian energi saat berlari.

“Hasilnya, sepatu ini menjadi lebih ringan, kuat, tapi tetap breathable dan nyaman untuk pengguna yang membutuhkan kecepatan,” jelas Irene.

Brand Director 910 Nineten, Asep Hadian, menjelaskan bahwa desain sepatu ini ditujukan untuk menjaga konsistensi pace pelari. “Dengan bobot di bawah 200 gram dan respons bantalan yang tinggi, sepatu ini dirancang untuk kebutuhan lomba maraton,” katanya.

Baca Juga:  Rumah Sakit Indonesia di Gaza siap beroperasi

Performa yang Kompetitif

Atlet maraton Narman, yang menggunakan prototipe sepatu tersebut dalam beberapa lomba sejak 2025, menyebut performanya kompetitif dibandingkan produk luar negeri.

“Beberapa personal best saya dicapai saat menggunakan sepatu ini, baik di half marathon maupun full marathon,” ujarnya.

Capaian ini mencerminkan peningkatan kualitas produk olahraga lokal yang mulai masuk ke segmen performa tinggi. Sebelumnya, kategori sepatu lomba maraton didominasi merek global dengan teknologi pelat karbon dan bantalan berdaya pantul tinggi.

Masuknya produk lokal ke daftar standar federasi atletik dunia juga menunjukkan bahwa industri peralatan olahraga nasional mulai memenuhi spesifikasi teknis internasional. Hal ini dinilai membuka peluang lebih luas bagi atlet dalam negeri untuk menggunakan produk lokal di kompetisi resmi tanpa terkendala regulasi perlengkapan.

Tantangan Global yang Dihadapi

Setelah membuktikan diri sebagai yang tercepat di ajang BTN Jakarta International Marathon 2025, sepatu super 910 Nineten Geist Ekiden Elite X terus melangkah lebih jauh.

Tidak hanya di ajang lari dalam negeri, kemenangan 910Nineten di San Antonio Marathon 2025 (USA) menjadi penegasan bahwa inovasi brand lokal Indonesia kini mampu menaklukkan panggung global. Capaian ini mempertegas posisi 910 Nineten bukan hanya sebagai brand komunitas, tetapi juga sebagai brand performa kompetitif.

Baca Juga:  Syarat Ikut Gratis Jakarta Lebaran Fair 2025: Khusus untuk Anak dan Lansia