Acara Festival Ramadhan di GOR Sadurengas Paser: Lomba dan Wisata Kuliner Menarik

by -4 views
Acara Festival Ramadhan di GOR Sadurengas Paser: Lomba dan Wisata Kuliner Menarik

Festival Ramadhan Paser 2026: Kombinasi Hiburan, Budaya, dan Ekonomi Kreatif

Festival Ramadhan Paser 2026 akan menjadi acara besar yang berlangsung selama 23 hari penuh. Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Kabupaten Paser. Dengan menghadirkan berbagai lomba Islami, pertunjukan seni, dan karnaval batik, festival ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

Rangkaian Kegiatan yang Menarik

Dalam rangkaian kegiatan Festival Ramadhan, Disporapar Paser melalui bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyediakan berbagai lomba yang bernuansa Islami. Beberapa lomba yang akan diadakan antara lain:

  • Lomba lari sprint di bulan puasa
  • Lomba hadrah (musik Islami tradisional)
  • Lomba adzan
  • Lomba nyanyi bernuansa Islami
  • Lomba beduk

Selain itu, acara juga akan menyajikan Batik Karnaval, di mana peserta akan berjalan di atas karpet merah sambil mengenakan busana batik khas daerah. Acara ini direncanakan digelar menjelang akhir Ramadan atau bertepatan dengan malam takbiran agar suasana semakin semarak.

Baca Juga:  Gunung Guntur Masuki Masa Kritis

Dukungan untuk UMKM Lokal

Festival Ramadhan tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Panitia telah mendata komunitas UMKM yang akan berpartisipasi dengan menjajakan kuliner dan kerajinan lokal. Kehadiran UMKM diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat identitas lokal.

Menurut Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disporapar Paser, Wahab Syahranie, acara ini dirancang sebagai starting point yang bisa menggugah semangat masyarakat. “Dana sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita mengemas acara agar benar-benar berdampak,” ujarnya.

Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif

Disporapar menegaskan bahwa Festival Ramadhan merupakan bagian dari strategi pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Paser. Dengan memadukan hiburan, budaya, dan peluang usaha, kegiatan ini diharapkan meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap identitas lokal sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah.

“Keberlanjutan program seperti Festival Ramadhan dan Car Free Night (CFN) sangat penting. Karena bukan hanya sebatas hiburan, tetapi juga cara kita menghidupkan perekonomian masyarakat sehingga roda ekonomi di Bumi Daya Taka terus bergerak,” pungkas Wahab.

Baca Juga:  Kompetisi Balap Motor Sambil “Ngabuburit”

Penutup

Festival Ramadhan Paser 2026 diharapkan menjadi momen yang bermakna bagi masyarakat setempat. Dengan menggabungkan unsur budaya, hiburan, dan ekonomi, acara ini akan menjadi salah satu contoh sukses dalam pengembangan potensi lokal. Masyarakat diharapkan dapat turut serta dalam memeriahkan acara tersebut, baik melalui partisipasi langsung maupun dukungan secara moral dan finansial.