Jasa Marga Gratiskan Enam Ruas Tol Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026
Jasa Marga, salah satu perusahaan pengelola jalan tol terbesar di Indonesia, akan menggratiskan enam ruas tol fungsional selama musim Mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memperlancar arus kendaraan dan mengurangi kemacetan yang sering terjadi pada masa liburan panjang.
Enam ruas tol fungsional yang akan digratiskan terdiri dari dua ruas di Trans Jawa dan empat ruas di Sumatera. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:
-
Tol Japek II Selatan
Ruas tol ini mencakup Segmen Setu-Sukaragam (10,50 km), Sukaragam-Bojongmangu (13 km), hingga Bojongmangu-Sadang sepanjang 31,25 kilometer. -
Tol Yogya-Bawen Segmen Ambarawa-Bawen
Ruas tol ini memiliki panjang 4,98 kilometer dan menjadi bagian dari jaringan transportasi di wilayah Yogyakarta. -
Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani
Ruas tol ini sepanjang 12,23 kilometer, yang akan membantu menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah. -
Tol Probolinggo-Banyuwangi (Tahap I Probolinggo-Besuki)
Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional sepanjang 49,68 kilometer, yang merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur jalan tol di Jawa Timur. -
Tol Sigli-Banda Aceh Seksi I
Ruas tol ini sepanjang 23,9 kilometer, yang akan melengkapi konektivitas di wilayah Aceh. -
Tol Palembang-Betung Seksi I dan II
Ruas tol ini memiliki panjang total 53,6 kilometer, yang akan mempercepat akses antar kota di Sumatera Selatan.
Strategi Distribusi Lalu Lintas
Pengoperasian tol fungsional secara gratis bertujuan untuk mendistribusikan lalu lintas dengan lebih baik. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, menjelaskan bahwa pembukaan tol fungsional ini dilakukan untuk membantu distribusi lalu lintas, terutama di titik-titik pertemuan arus kendaraan yang kerap menjadi sumber kepadatan.
“Untuk fungsional gratis. Pembukaan tol fungsional ini dilakukan untuk membantu distribusi lalu lintas, terutama di titik-titik pertemuan arus kendaraan yang selama ini kerap menjadi sumber kepadatan,” ujar Rivan dalam diskusi publik Mudik Outlook 2026 di Menara Kompas, Jakarta.
Prediksi Pergerakan Kendaraan
Dalam prediksi tahun ini, jumlah pergerakan kendaraan selama Mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 3,5 juta. Rivan menyebutkan bahwa sekitar 50 persen pergerakan kendaraan akan mengarah ke Trans-Jawa, sementara 29 persen menuju Merak, dan sisanya ke arah Ciawi.
“Ini adalah berdasarkan potret yang kami lihat dari tahun sebelumnya dan diprediksi juga dari arus kembali di tahun sebelumnya,” jelas Rivan.
Wacana Diskon Tarif Tol
Mengenai wacana diskon tarif tol di luar ruas fungsional, Rivan mengaku masih menunggu arahan pemerintah. Namun, ia menekankan bahwa esensi diskon tarif sebenarnya bukan sekadar potongan harga, melainkan instrumen untuk mendistribusikan waktu perjalanan agar masyarakat tidak menumpuk di hari puncak mudik.







