Sejarah dan Alasan Mengapa Penumpang Pesawat Selalu Masuk dari Sisi Kiri
Jika Anda pernah terbang, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kebiasaan bahwa penumpang selalu masuk melalui pintu sebelah kiri pesawat. Tidak hanya di Indonesia, kebiasaan ini juga ditemukan di berbagai maskapai internasional seperti Garuda Indonesia, Lufthansa, Singapore Airlines, Qatar Airways, Emirates, dan lainnya. Ternyata, pola ini bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari standar keselamatan dan efisiensi operasional penerbangan global.
Warisan Tradisi Pelayaran Laut
Penggunaan sisi kiri sebagai pintu masuk penumpang memiliki akar yang jauh melampaui dunia penerbangan. Dunia penerbangan banyak mengadopsi istilah dan kebiasaan dari dunia maritim. Dalam kapal laut, sisi kiri disebut sebagai “port side”, sedangkan sisi kanan disebut “starboard”. Biasanya, penumpang naik dan turun dari sisi kiri, sementara sisi kanan digunakan untuk aktivitas teknis dan logistik.
Konsep ini kemudian diadopsi dalam desain pesawat modern. Pintu utama penumpang umumnya ditempatkan di sisi kiri pesawat, yang menjadi titik masuk bagi penumpang dan juga menjadi bagian dari proses boarding.
Standar Industri Global
Sejak era awal penerbangan komersial, produsen pesawat besar seperti Boeing dan Airbus telah menetapkan standar bahwa pintu utama penumpang berada di sisi kiri badan pesawat. Hal ini membuat bandara di seluruh dunia membangun garbarata (aviobridge) dan sistem pelayanan darat sesuai dengan pola tersebut. Akibatnya, tercipta efisiensi dan konsistensi operasional di berbagai negara.
Sisi Kanan untuk Logistik dan Keamanan
Sementara penumpang masuk dari sisi kiri, sisi kanan pesawat biasanya digunakan untuk beberapa aktivitas penting, seperti pengisian catering, pengisian bahan bakar, bongkar muat bagasi, serta kendaraan layanan darat. Pemisahan ini penting agar arus penumpang tidak bercampur dengan aktivitas teknis yang berisiko.
Faktor Keselamatan dan Pengaturan Bandara
Bandara dirancang dengan sistem pergerakan kendaraan darat yang sudah terstandar. Jika pintu penumpang dipindahkan ke sisi kanan, maka seluruh sistem bandara di dunia harus diubah, sesuatu yang tentu sangat mahal dan tidak efisien. Oleh karena itu, hingga kini hampir semua pesawat komersial modern, baik tipe narrow body maupun wide body, mempertahankan konfigurasi masuk dari sisi kiri.
Apakah Pernah Ada yang Berbeda?
Dalam kondisi tertentu seperti di bandara kecil atau pesawat militer, pintu kanan kadang digunakan. Namun untuk penerbangan komersial reguler, pola kiri tetap menjadi standar internasional. Bahkan, dalam situasi darurat atau kondisi khusus, aturan ini tetap diperhatikan untuk menjaga keselamatan dan efisiensi.
Kesimpulan
Jadi, lain kali saat Anda menaiki pesawat dan berjalan melalui garbarata di sisi kiri, Anda sedang mengikuti tradisi panjang yang berakar dari dunia pelayaran hingga menjadi standar global industri penerbangan modern. Dengan adanya standar ini, penerbangan menjadi lebih aman, efisien, dan konsisten di seluruh dunia.







