Pemkab Bogor Susun RKPD 2027, Fokus Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

by -12 views
by
Pemkab Bogor Susun RKPD 2027, Fokus Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi memulai penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Melalui Forum Konsultasi Publik yang digelar di Ruang Serbaguna I Setda, Kamis (12/2), pemerintah menekankan pentingnya perencanaan terintegrasi untuk menjawab tantangan kemiskinan dan pengangguran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa perencanaan yang matang adalah fondasi utama kebijakan daerah. Mengutip pepatah lama, ia mengingatkan bahwa kegagalan dalam merencana sama dengan merencanakan kegagalan.

Forum ini menjadi ruang strategis di mana seluruh stakeholder hadir untuk merancang langkah ke depan. Kita harus memastikan setiap program memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Ajat.

Empat Pilar Prioritas Pembangunan

Penyusunan RKPD 2027 ini berpijak pada empat pilar utama:

  • Pelayanan Publik: Peningkatan kualitas birokrasi yang efisien.
  • Ekonomi Lokal: Pengembangan pusat ekonomi baru yang terintegrasi.
  • Infrastruktur Dasar: Pembangunan fisik yang menunjang mobilitas warga.
  • Layanan Inklusif: Penguatan perlindungan sosial yang berkeadilan.

Sejumlah program strategis turut dicanangkan, mulai dari pengembangan angkutan umum massal Koridor 2 (Bojonggede – Sentul Selatan), pembangunan Terminal Tipe C, hingga revitalisasi sekolah unggulan dan pembangunan hutan kota.

Baca Juga:  Rudy Susmanto Perkuat Sinergi Keamanan dengan Paspampres

Strategi Menekan Pengangguran dan Ketimpangan

Ajat menjelaskan, instruksi Bupati Bogor sangat jelas dalam menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) melalui program padat karya. Selain itu, bantuan keuangan desa akan ditingkatkan untuk memberdayakan ekonomi akar rumput.

Integrasi antarperangkat daerah menjadi kunci. Misalnya, Dispora melatih, Disdagin menyiapkan alat, dan perbankan BUMD mendukung modal. Skema ini ditargetkan optimal pada 2026 dan 2027,” jelasnya.

Dari sisi kewilayahan, Pemkab Bogor fokus mengurangi disparitas antara wilayah Barat, Timur, dan Tengah. Wilayah Barat akan didorong percepatannya, Timur menjadi pusat ekonomi baru, sedangkan wilayah Tengah difokuskan pada pengendalian lingkungan dan daerah aliran sungai (DAS).

Mitigasi Bencana Sebagai Aspek Utama

Mengingat topografi wilayah, aspek kebencanaan tetap menjadi variabel utama dalam setiap kebijakan fisik. Pemetaan potensi gerakan tanah dan risiko bencana terus diperbarui untuk memastikan pembangunan tetap memperhatikan prinsip mitigasi.

Kepala Bappedarida Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menambahkan bahwa proyeksi pembangunan 2027 dirancang untuk menyambut bonus demografi.

Target utama kami adalah memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan merata dan mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Bogor Beri Penghargaan Atlet KORMI Peraih Medali Emas di FORNAS

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.