Rusunami Sadang Serang Bandung Target 800 Unit untuk MBR

by -4 views
by
Rusunami Sadang Serang Bandung Target 800 Unit untuk MBR

Rencana Pembangunan Rusunami di Sadang Serang

Pemerintah Kota Bandung sedang mempersiapkan rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di kawasan Sadang Serang. Awalnya, proyek ini ditargetkan memiliki sekitar 1.000 hingga 1.200 unit hunian, namun pembangunannya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di Kawasan Bandung Utara.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membangun setidaknya 800 unit hunian di lokasi tersebut. “Kita harus bisa menampung paling tidak 800 unit, sementara selebihnya nanti kita lihat lagi karena masuk wilayah Bandung Utara,” ujarnya pada Kamis, 26 Februari 2026.

Farhan menjelaskan bahwa pembangunan di Kawasan Bandung Utara menghadapi aturan yang sangat ketat. Aturan tersebut mencakup koefisien dasar bangunan (KDB), koefisien lantai bangunan (KLB), serta koefisien dasar hijau (KDH). Ia memastikan bahwa semua ketentuan ini menjadi acuan utama dalam proses pembangunan.

Saat ini, progres pembangunan masih berada di tahap penguatan status lahan dan penyesuaian tata ruang. Perhitungan pembiayaan juga masih menunggu finalisasi desain dan skema pendanaan dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Ratusan Pengunjung Banjiri Objek Wisata Air

“Sekarang perkembangannya kita sedang memperkuat status lahan terlebih dahulu, secara tata ruang juga sedang kita pastikan. Nanti perhitungan pembiayaan itu sedang menunggu perhitungan,” jelas Farhan.

Ia menekankan bahwa desain teknis gedung tidak membutuhkan waktu lama, tetapi aspek tata ruang harus menjadi perhatian utama. “Kalau mendesain gedung, mungkin dua minggu beres, tapi kita harus pastikan semua sesuai aturan,” tambahnya.

Tujuan Pembangunan Rusunami

Farhan menyampaikan bahwa tujuan utama dari pembangunan rusunami di Sadang Serang adalah memberikan kesempatan kepada warga untuk memiliki hunian dengan skema kepemilikan yang jelas. Proyek ini merupakan bagian dari kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Rusunami yang ada di Sadang Serang itu, tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan ke semua warga untuk memiliki tempat tinggal. Di dalamnya ada aturan Hak Guna Bangunan (HGB) selama 30 tahun,” ujar Farhan.

Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pemkot Bandung sedang berupaya keras untuk mendapatkan dukungan subsidi agar cicilan rumah tersebut tetap terjangkau. Karena rusunami Sadang Serang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), harga rumah akan diupayakan dengan bantuan subsidi keuangan.

Baca Juga:  Banjir 2026 di Jawa Tewaskan Ratusan Orang

“Harganya akan diupayakan dengan bantuan subsidi keuangan sehingga cicilan kurang lebih sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per bulan. Itu bisa lunas dan dimiliki selama 30 tahun,” jelas Farhan.

Peninjauan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, sempat meninjau lokasi rencana pembangunan rusunami Sadang Serang. Dia menjanjikan kejelasan skema program pada akhir Februari 2026.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Bandung berharap dapat memperoleh alokasi sekitar 1.000 unit rumah subsidi dari pemerintah pusat. Selain di Sadang Serang, sejumlah lokasi lain seperti kawasan Bandung Timur juga dipertimbangkan untuk dibangun hunian vertikal.


About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.