Tips Jaga Kesehatan Lambung Selama Puasa Ramadhan 2026

by -1 views
Tips Jaga Kesehatan Lambung Selama Puasa Ramadhan 2026

Gangguan Lambung Meningkat Selama Bulan Ramadan

Masjid Raya, Serang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat bahwa gangguan lambung menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering muncul selama bulan Ramadan. Puasa Ramadan adalah ibadah wajib bagi umat Islam untuk menahan diri dari makan, minum, hubungan intim, dan segala hal yang membatalkan puasa mulai dari subuh hingga maghrib selama bulan Ramadan.

Ibadah ini dilakukan sebulan penuh (29-30 hari) dengan niat karena Allah SWT untuk meningkatkan takwa. Sakit lambung biasanya terjadi karena asam lambung naik atau iritasi pada dinding lambung. Penyebabnya bisa karena makan tidak teratur, sering konsumsi makanan pedas, asam, berlemak, kopi, soda, atau alkohol, stres, merokok, makan terlalu cepat atau terlalu banyak, infeksi bakteri H. pylori, serta efek samping obat tertentu.

Kepala Dinkes Kota Serang, Ahmad Hasanuddin mengatakan kondisi tersebut umumnya dipicu oleh pola makan yang kurang tepat saat berbuka puasa maupun sahur. “Pada umumnya sih tidak menutup kemungkinan lambung yang paling banyak,” katanya di Kota Serang, Banten, Senin (23/2/2026).

Baca Juga:  Kemenhub Bekukan Izin Terbang Berjadwal Aviastar

Menurutnya, puasa sejatinya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan apabila dijalani dengan pola makan yang teratur dan seimbang. Karena itu, Hasanuddin mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda waktu berbuka serta mendekatkan waktu sahur agar tubuh tetap kuat menjalani ibadah.

“Bagaimana caranya agar orang itu kuat, maka kepada orang yang mau berpuasa ya menyegerakan buka pada saat waktu buka,” ucapnya. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak langsung mengonsumsi makanan pedas maupun asam saat perut dalam kondisi kosong, karena dapat memicu peningkatan asam lambung dan gangguan pencernaan.

“Jangan buru-buru makan-makanan yang pedas atau asam. Pasti akan ada gangguan pencernaan, salah itu,” jelas Hasanuddin. Hasanuddin menegaskan kesadaran menjaga pola makan menjadi kunci utama, khususnya bagi warga yang memiliki riwayat penyakit lambung.

“Kalau perut kosong jangan dihantam sama makanan yang pedas dan asam. Kenapa, karena tadinya perut kosong, itu merangsang daripada pengeluaran asam lambung,” tegasnya. Dengan demikian, ia menilai secara umum angka pasien di rumah sakit justru cenderung menurun selama Ramadan.

Baca Juga:  Pelunger Bogor Barat (PBB) Mengadakan Halal Bihalal di Desa Cinangneng

“Kalau saya lihat di rumah sakit rumah sakit pada umumnya, ramadhan agak menurun tingkat kesakitannya. Biasanya seperti itu, karena puasa itu kan sehat sesungguhnya,” tutup Hasanuddin.

Tips Menghindari Gangguan Lambung Saat Berpuasa

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindari gangguan lambung selama berpuasa:

  • Hindari makan terlalu cepat atau terlalu banyak: Makan secara perlahan dan secukupnya agar tidak memberatkan lambung.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang: Pastikan makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur mengandung nutrisi yang cukup.
  • Hindari makanan pedas dan asam saat perut kosong: Konsumsi makanan yang ringan terlebih dahulu sebelum memakan makanan yang lebih berat.
  • Minum air putih secukupnya: Jangan lupa untuk tetap menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih secara teratur.
  • Hindari stres dan kebiasaan merokok: Stres dan rokok dapat memperburuk kondisi lambung.

Peran Pola Makan dalam Kesehatan Lambung

Pola makan sangat berpengaruh pada kesehatan lambung. Terutama selama bulan Ramadan, ketika masyarakat sering kali mengubah rutinitas makan mereka. Kebiasaan makan yang tidak teratur dapat menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk nyeri lambung dan asam lambung naik.

Baca Juga:  Korsel Tingkatkan Kewaspadaan - Korea Utara Dalangi Serangan Dunia Maya

Untuk menjaga kesehatan lambung, disarankan agar masyarakat memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi. Hindari makanan yang terlalu pedas, asam, atau berlemak. Sebaliknya, pilih makanan yang mudah dicerna dan kaya akan serat.

Selain itu, penting untuk tidak terlalu lama menunda waktu berbuka puasa. Menunda berbuka dapat menyebabkan rasa lapar yang berlebihan dan akhirnya memicu makan berlebihan. Sementara itu, sahur juga harus dilakukan dengan baik agar tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Kesadaran masyarakat tentang kesehatan lambung sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit lambung. Dengan memperhatikan pola makan dan gaya hidup sehat, risiko gangguan lambung dapat diminimalkan.

Ahmad Hasanuddin menekankan bahwa puasa dapat menjadi bentuk pengobatan alami jika dilakukan dengan benar. Dengan menjaga pola makan dan menjalani puasa dengan disiplin, kesehatan tubuh dapat terjaga dengan baik.