Pengiriman Kapal Rumah Sakit ke Greenland oleh Presiden AS Donald Trump
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Sabtu (21/2/2026) mengumumkan bahwa dirinya telah mengirim kapal rumah sakit ke Greenland. Menurut Trump, kapal tersebut akan digunakan untuk membantu warga Greenland yang sedang sakit dan tidak mendapatkan perawatan yang memadai.
“Bekerja sama dengan Gubernur Louisiana yang luar biasa, Jeff Landry, kami akan mengirimkan kapal rumah sakit yang hebat ke Greenland untuk merawat banyak orang yang sakit dan tidak mendapatkan perawatan di sana. Kapal itu sedang dalam perjalanan,” tulis Trump di akun Truth Social-nya.
Jeff Landry, Gubernur Louisiana, juga memberikan respons positif terhadap pengumuman Trump. Ia menulis di akun X-nya: “Terima kasih, Presiden @realDonaldTrump! Bangga bekerja sama dengan Anda dalam isu penting ini!”
Kapal yang Dikirim Biasanya Digunakan untuk Bantuan Kemanusiaan
Kapal yang dikirim oleh Trump ke Greenland adalah USNS Mercy. USNS Mercy merupakan salah satu dari dua kapal rumah sakit yang dimiliki oleh Angkatan Laut AS. Kapal tersebut biasanya digunakan untuk mengirim bantuan kemanusiaan, menolong korban bencana alam, dan memenuhi kebutuhan darurat kesehatan lainnya.
Selain USNS Mercy, AS juga sering menggunakan kapal rumah sakit USNS Comfort untuk misi kemanusiaan. Pada tahun 2020, USNS Comfort pernah digunakan untuk menangani pasien-pasien COVID-19 di New York, yang saat itu menjadi pusat penyebaran virus tersebut di Negeri Paman Sam.
Greenland Seharusnya Tidak Membutuhkan Bantuan dari AS
Pengiriman kapal rumah sakit USNS Mercy ke Greenland menimbulkan pertanyaan. Sebab, layanan kesehatan di Greenland sudah sangat baik karena bisa diakses secara gratis. Oleh karena itu, seharusnya mereka tidak membutuhkan bantuan kesehatan, termasuk kapal rumah sakit, dari negara mana pun.
Sejumlah aktivis di Greenland memberikan respons negatif terhadap tindakan ini. Salah satunya adalah Orla Joelsen, seorang aktivis yang menyatakan bahwa Greenland tidak membutuhkan bantuan kesehatan dari AS atau negara lain. Menurutnya, layanan kesehatan di Greenland sudah sangat baik, sehingga masyarakat memiliki kualitas kesehatan yang baik.
“Tidak, terima kasih!!! Kami di Greenland sehat dan sejahtera. (Kami) didukung oleh makanan tradisional kami sendiri, termasuk lemak anjing laut, yang kaya akan vitamin dan nutrisi yang telah menjaga populasi kami tetap kuat selama beberapa generasi,” ujar Joelsen dalam unggahan di akun X-nya.
Trump Masih Ingin Menguasai Greenland
Pengiriman kapal rumah sakit ini memperkuat asumsi bahwa Trump masih ingin mengambil alih wilayah Greenland. Pada Januari 2026 lalu, Trump sebenarnya sudah sepakat untuk berhenti mengusik kedaulatan Greenland. Namun, sebagai gantinya, AS akan mendapatkan akses ke sumber daya mineral yang ada di sana.
Namun, Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menegaskan bahwa Greenland harus tetap waspada. Menurutnya, Trump masih memiliki niat untuk mengambil alih wilayah tersebut suatu saat nanti.
“Aku rasa keinginan Presiden AS masih sama, (yakni mengambil alih wilayah Greenland). Dia sangat serius tentang hal ini,” kata Frederiksen dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Keamanan di Munich, Jerman, pada 14 Februari 2026.








