Wabup Subang Tegaskan Tidak Ada Kompromi bagi Perusak Generasi

by -14 views
Wabup Subang Tegaskan Tidak Ada Kompromi bagi Perusak Generasi

Kasus Miras Maut di Subang: Isak Tangis Keluarga Jadi Alarm bagi Pemerintah

Kasus miras maut yang menimpa warga Subang mengundang perhatian serius dari berbagai pihak. Isak tangis keluarga korban menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak.

Wakil Bupati Subang, Kang Akur, hadir dalam pengungkapan kasus di Aula Patriatama Polres Subang. Ia menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kejadian tersebut sekaligus memberikan apresiasi atas gerak cepat kepolisian dalam meringkus para tersangka.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Minggu (08/02/2026) saat para korban menenggak minuman keras jenis “Gembling” yang dicampur zat energi. Dampaknya sangat fatal; para korban mengalami kebutaan sesaat, sesak napas, hingga penurunan kesadaran.

Hingga Jumat (13/02), tercatat sembilan orang meninggal dunia, sementara beberapa lainnya masih dalam penanganan medis intensif di RSUD Subang dan RS PTPN. Hal ini menunjukkan betapa berbahayanya konsumsi miras ilegal yang tidak diketahui komposisi lengkapnya.

Dalam operasi tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengamankan dua tersangka utama, yakni HS (pemasok) dan JB (pemilik toko sekaligus peracik). Petugas menyita sedikitnya 177 botol miras ilegal dari gudang dan toko di dua lokasi berbeda. Penyitaan ini menunjukkan upaya polisi untuk memutus rantai peredaran miras ilegal di wilayah Subang.

Baca Juga:  Pengemudi Truk Akui Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi Bogor, Tidak Perhatikan Antrean

Merespons petaka tersebut, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menegaskan bahwa regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) pelarangan miras sudah ada. Namun, implementasi di lapangan harus lebih diperketat. Ia meminta Satpol PP Kabupaten Subang untuk lebih proaktif dan tidak memberi celah bagi pedagang miras ilegal.

“Saya sudah instruksikan Kasatpol PP, tidak ada kompromi. Perda pelarangan miras harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Celah-celah distribusi yang dimanfaatkan oknum harus kita tutup rapat,” tegas Kang Akur. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas agar tidak ada lagi korban dari kasus miras maut.

Selain tindakan represif dari aparat, Kang Akur mengingatkan bahwa peran keluarga dan lingkungan adalah benteng utama. Ia menghimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak agar terhindar dari jeratan miras dan narkoba.

“Kami sangat berharap ini adalah tragedi terakhir. Kami mohon bantuan masyarakat untuk ikut mengawasi lingkungannya. Segera laporkan jika melihat aktivitas mencurigakan terkait peredaran miras. Mari kita bangun Subang yang aman, nyaman, dan damai,” pungkasnya.

Baca Juga:  Solar Langka, Angkutan Umum Lumpuh

Dukungan serupa juga datang dari berbagai pihak seperti ketua DPRD, MUI, hingga FKUB Subang yang hadir mendampingi. Mereka menyatakan satu suara untuk membasmi praktik pengoplosan miras yang mengancam nyawa warga Subang.

Tindakan Bersama untuk Menghentikan Peredaran Miras Ilegal

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum sepakat bahwa tindakan preventif dan represif harus dilakukan bersama-sama. Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:

  • Peningkatan pengawasan oleh Satpol PP: Memastikan tidak ada tempat usaha yang menjual miras ilegal. Dengan peningkatan pengawasan, pelaku bisnis ilegal akan sulit berkembang.
  • Edukasi masyarakat: Memberikan sosialisasi tentang bahaya konsumsi miras ilegal. Edukasi ini bisa dilakukan melalui pertemuan RT/RW atau media lokal.
  • Kolaborasi dengan lembaga agama dan organisasi masyarakat: Kepala daerah, tokoh agama, dan organisasi masyarakat dapat bekerja sama untuk menyebarluaskan informasi dan memperkuat kesadaran masyarakat.
  • Peningkatan kapasitas aparat penegak hukum: Pelatihan khusus untuk personel kepolisian dan Satpol PP agar mereka lebih siap dalam menangani kasus miras ilegal.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan oleh Masyarakat

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah peredaran miras ilegal. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Laporan aktif: Jika melihat aktivitas mencurigakan terkait peredaran miras, segera laporkan kepada pihak berwajib.
  • Kewaspadaan lingkungan: Memperhatikan keberadaan toko atau tempat usaha yang menjual miras tanpa izin.
  • Keterlibatan dalam kegiatan sosial: Ikut serta dalam program pencegahan miras ilegal yang diselenggarakan oleh pemerintah atau organisasi masyarakat.
  • Pendidikan anak-anak: Menjaga pergaulan anak-anak agar tidak terpengaruh oleh lingkungan yang negatif.
Baca Juga:  10 Gaya Rambut Bixie Paling Trendi di 2025: Tampil Elegan dan Stylish