YouTube Global Down, Ini Penyebabnya

by -6 views
YouTube Global Down, Ini Penyebabnya



JAKARTA — Pada pagi hari ini, Rabu (18/2/2026), platform berbagi video daring terbesar di dunia, YouTube, mengalami gangguan teknis yang menyebabkan sejumlah pengguna mengeluhkan masalah akses. Gangguan tersebut dilaporkan terjadi secara global dan memengaruhi berbagai fitur utama pada platform tersebut.

Pihak YouTube melalui akun media sosial X resmi @TeamYouTube memberikan pernyataan bahwa tim mereka sedang melakukan investigasi untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan segera memperbaikinya. Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan:

“Halaman utama sudah kembali normal, tetapi kami masih bekerja untuk memperbaiki masalah secara menyeluruh. Pembaruan lebih lanjut akan segera hadir!”

Gangguan yang terjadi disebabkan oleh kesalahan pada sistem rekomendasi YouTube. Akibatnya, video tidak muncul di berbagai platform seperti halaman utama, aplikasi YouTube, YouTube Music, dan YouTube Kids. Masalah ini mulai dirasakan sekitar pukul 08.40 WIB dan berangsur pulih sekitar pukul 09.20 WIB.

Beberapa pengguna mengeluhkan adanya pesan error seperti “Something went wrong, try again” yang muncul saat mencoba mengakses konten. Tagar #YouTubeDOWN juga sempat menjadi trending topik di media sosial X sebagai bahan pembicaraan warganet.

Baca Juga:  SIM Keliling Kota Bekasi, 21 Juli 2025, Cek Persyaratannya

YouTube merupakan salah satu platform video terbesar di dunia, dengan pendapatan yang sangat besar. Tahun 2025 lalu, YouTube berhasil menghasilkan pendapatan lebih dari US$60 miliar, termasuk iklan dan langganan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan Netflix, yang mencatat pendapatan sebesar US$45,18 miliar pada tahun yang sama. Hanya Disney yang memiliki pendapatan lebih tinggi, yaitu US$95,7 miliar.

CEO YouTube, Neal Mohan, dalam suratnya kepada komunitas tahun 2026, menyoroti pentingnya alat AI baru yang akan datang untuk para kreator. Menurutnya, lebih dari 1 juta saluran YouTube menggunakan alat AI setiap hari pada Desember 2025.

Selain itu, peningkatan penggunaan kecerdasan buatan telah memicu kekhawatiran tentang kualitas konten AI. Untuk mengatasi ini, YouTube sedang berupaya mengurangi penyebaran konten berkualitas rendah dan berulang. Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah YouTube Shorts, yang rata-rata ditonton 200 miliar kali setiap hari.

Tahun ini, YouTube akan melakukan integrasi berbagai format konten, termasuk unggahan gambar dan siaran langsung, ke dalam feed Shorts. Selain itu, YouTube TV akan meluncurkan fitur multiview yang sepenuhnya dapat disesuaikan. Fitur ini memungkinkan pengguna menonton beberapa saluran langsung di satu layar. YouTube TV juga akan meluncurkan setidaknya 10 paket berbiaya rendah yang spesifik sesuai genre, seperti olahraga, hiburan, dan berita.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Cianjur, 15 Orang Tewas