5 hewan berani melawan predator dengan memancarkan lendir

by -1 views
5 hewan berani melawan predator dengan memancarkan lendir

Mekanisme Pertahanan Hewan dengan Lendir Menjijikkan

Di dunia terdapat jutaan hewan yang telah teridentifikasi. Banyak dari mereka cenderung pasif ketika menghadapi serangan predator, tetapi sebagian besar memiliki mekanisme pertahanan alami yang beragam untuk melindungi diri. Salah satu cara yang digunakan oleh beberapa hewan adalah memproduksi lendir yang menjijikkan sebagai bentuk perlawanan terhadap ancaman dari predator.

Berikut ini adalah lima contoh hewan yang memiliki kemampuan unik dalam memproduksi lendir sebagai alat pertahanan:

1. Hagfish



Hagfish mampu menghasilkan lendir dalam bentuk gen kental dan bening yang padat. Lendir ini terbuat dari gula dan protein. Ketika protein tersebut bertemu dengan air asin, hagfish dapat mengembangkan lapisan lendir yang tebal. Lendir ini sangat licin dan sulit dihilangkan oleh predator seperti hiu. Jika predator menyentuh lendir hagfish, maka mereka akan tersedak dan akhirnya menyerah. Hagfish adalah biota laut berbentuk belut yang hidup di dasar laut. Selain itu, hagfish merupakan ikan purba yang sudah ada selama sekitar 300 juta tahun.

Baca Juga:  Profil Syeikh Yusuf Al Qaradhawi Yang Meninggal Dunia Di Usia 96 Tahun

2. Kelinci Laut

5 hewan berani melawan predator dengan memancarkan lendir

Kelinci laut memiliki kebiasaan unik yaitu mengeluarkan cairan putih kental berupa lendir saat merasa terancam. Lendir ini bisa menyebabkan iritasi kulit pada predator yang mencoba memangsa kelinci laut. Lendir ini berasal dari alga yang dikonsumsi oleh kelinci laut, yang kemudian diubah menjadi senyawa beracun. Kelinci laut termasuk dalam famili siput laut atau lintah laut. Bagian atas tubuhnya menyerupai telinga panjang kelinci, sehingga disebut kelinci laut. Predator utama kelinci laut antara lain lobster, bintang laut, gastropoda, dan kepiting.

3. Siput Slug Pisang



Siput slug pisang memiliki lendir yang tebal dan lengket yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Lendir ini mengandung bahan kimia yang bisa membuat lidah predator mati rasa. Sehingga, predator seperti ular garter, bebek, rakun, dan salamander tidak lagi tertarik untuk menyerangnya. Siput slug pisang membutuhkan banyak air untuk menghasilkan lendir dalam jumlah besar. Lendir ini juga membantu siput berkomunikasi dan meluncur dengan mulus di medan kasar karena berfungsi sebagai pelumas.

Baca Juga:  Detik-detik Kebakaran Saung di Rancakalong, Yuyun yang Alami Stroke Meninggal

4. Slime Star



Slime star adalah spesies bintang laut yang termasuk dalam famili pterasteridae. Bintang laut ini memancarkan awan lendir transparan yang mengandung racun. Mekanisme pertahanan ini efektif terhadap bintang laut matahari sebagai predatornya. Beberapa invertebrata diketahui beracun terhadap sesama invertebrata jika diselimuti oleh awan lendir selama 24 jam. Slime star memiliki ukuran maksimum hingga 24 cm dan memakan berbagai hewan seperti spons, tunikata, dan bivalvia atau kerang-kerangan. Lendir tersimpan di dalam tubuh bintang laut yang bisa mengembang.

5. Clownfish



Lapisan lendir clownfish membuatnya kebal terhadap sengatan mematikan dari anemon pemakan ikan. Hal ini memungkinkan clownfish bersembunyi di dalam anemon dan menghindari predator seperti ikan karang, belut, kerapu, Kakao, bahkan ikan singa dan hiu. Lendir ini juga memberikan perlindungan pada kulit ikan dari patogen dan parasit. Clownfish memiliki warna oranye terang dilengkapi tiga garis putih. Panjangnya bisa mencapai 4,3 inci. Fakta unik lainnya adalah bahwa clownfish lahir sebagai jantan dan berganti kelamin menjadi betina ketika menjadi betina dominan dalam suatu kawanan.

Baca Juga:  Misteri Kematian Siswi SMP di Purwakarta Terungkap, Mahasiswa 23 Tahun Jadi Tersangka Pembunuhan

Clownfish tinggal di Laut Merah, Samudra Hindia, dan Pasifik. Slime star tinggal di perairan Amerika Utara, Jepang, dan Kepulauan Aleutian. Siput slug pisang tinggal di Samudra Pasifik dan sebagian Amerika Serikat. Kelinci laut tersebar di seluruh samudra di dunia. Hagfish juga tersebar di seluruh lautan dunia. Lendir para hewan ini tidak bekerja pada manusia, lho.