Banjir Material Landa Tamansari Bogor, Rendam Jalan dan Rumah

by -4 views
by
Banjir Material Landa Tamansari Bogor, Rendam Jalan dan Rumah

JABARMEDIABanjir melanda Kampung Calobak, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Material batu dan tanah terbawa arus, merendam dua rumah warga dan Jalan Raya Ciapus. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/3/2026) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Sumber material diduga kuat dari proyek pembangunan di sekitar lokasi, menyebabkan saluran drainase tersumbat.

Staf Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jalaluddin, mengonfirmasi penyebab kejadian ini.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan saluran drainase tersumbat oleh material tanah dan batu dari proyek bangunan yang terbawa air hujan. Akibatnya, air meluap ke badan jalan dan permukiman warga,” jelas Jalaluddin.

Dampak banjir Tamansari Bogor ini dirasakan langsung oleh dua keluarga: Mulyana (dua penghuni) dan Dedi Yoga (tiga penghuni), yang rumahnya terendam. Selain itu, Jalan Raya Ciapus juga tergenang luapan air setinggi sekitar 30 sentimeter, dengan material batu dan tanah memperparah kondisi lingkungan.

Baca Juga:  Sekda Ajat Hadiri Pengukuhan PWRI Kabupaten Bogor Masa Bakti 2025 - 2030

Penanganan Cepat oleh BPBD dan Gotong Royong Warga

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Bogor segera merespons. Mereka menuju lokasi setelah menerima laporan dari aparat desa. Petugas tiba sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung melakukan penanganan. Kegiatan berlangsung hingga pukul 18.30 WIB.

“Petugas melakukan koordinasi dengan aparat setempat, melakukan asesmen. Tidak ada korban jiwa maupun yang mengungsi,” ujar Jalaluddin. Ia memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden banjir Ciapus ini.

BPBD Kabupaten Bogor tidak bekerja sendiri. Mereka berkoordinasi dengan aparat desa, Babinsa, dan pengurus RT/RW setempat. Bersama-sama, mereka membantu proses evakuasi genangan air dan memantau kondisi lapangan.

Respons cepat ini penting untuk kebutuhan warga. Saat ini, banjir dilaporkan telah surut. Warga bersama aparat setempat bergotong royong membersihkan sisa material batu dan tanah. Material tersebut terbawa arus air ke jalan maupun lingkungan permukiman. Semangat kebersamaan warga sangat terlihat.

Analisis sementara di lapangan menguatkan dugaan penyebab utama. “Banjir yang terjadi disebabkan penyempitan dan tersumbatnya saluran drainase akibat material batu proyek pembangunan gedung yang berada dekat dengan titik banjir,” pungkas Jalaluddin.

Baca Juga:  Gubernur Hadiri Dakwah On The Street di Dago

Kondisi ini menjadi perhatian serius. Pihak berwenang diharapkan meninjau kembali izin dan pelaksanaan proyek pembangunan. Terutama di wilayah rawan banjir material proyek.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.