BMKG Prediksi 80 Persen Jawa Barat Hujan 1-10 Maret

by -4 views
BMKG Prediksi 80 Persen Jawa Barat Hujan 1-10 Maret

Prediksi Curah Hujan di Jawa Barat pada Maret 2026

Pada dasarian akhir Februari 2026, sebanyak 57 persen wilayah Jawa Barat mengalami hujan dengan intensitas rendah. Namun, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan akan meningkat menjadi kategori menengah pada dasarian pertama bulan Maret, yaitu tanggal 1 hingga 10 Maret. Prediksi ini menunjukkan bahwa sekitar 80 persen wilayah Jawa Barat akan mengalami curah hujan yang lebih tinggi.

Wilayah yang Berpotensi Mengalami Hujan Tinggi

BMKG memprediksi adanya sebaran curah hujan tinggi dengan intensitas antara 150 hingga 300 milimeter pada dasarian awal Maret. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:

  • Sukabumi yang berbatasan dengan Banten, baik dari utara hingga selatan.
  • Majalengka dan daerah perbatasan sekitarnya, seperti Sumedang, Kuningan, Ciamis, dan Cirebon.

Di sisi lain, beberapa wilayah di Jawa Barat diprediksi akan mengalami curah hujan rendah, yaitu antara 0 hingga 50 milimeter per dasarian. Wilayah-wilayah tersebut mencakup:

  • Bandung Barat
  • Cimahi
  • Bagian utara Karawang
  • Subang
  • Indramayu

Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Cuaca

Prakirawan cuaca dari Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, Diana Hertanti, menjelaskan bahwa dalam seminggu terakhir, yaitu 2 hingga 8 Maret, dinamika atmosfer masih mendukung peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat.

Baca Juga:  Menjelajahi Keajaiban Bawah Laut Di Ocean Park BSD City: Panduan Lengkap Untuk Liburan Tak Terlupakan

Beberapa faktor yang memengaruhi perubahan cuaca ini adalah:

  • Suhu permukaan laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia.
  • Fenomena gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi masih aktif.
  • Gelombang Kelvin dan Low Frequent yang memberikan kontribusi terhadap pembentukan awan hujan.

Selain itu, ada potensi terbentuknya daerah belokan dan pertemuan angin di sekitar wilayah Jawa Barat, serta kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori ringan hingga kuat. Semua faktor ini mendukung peningkatan potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal di wilayah Jawa Barat.

Potensi Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat

Pada Senin, 2 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang dalam skala lokal dan singkat diperkirakan terjadi di wilayah:

  • Bogor
  • Kota Depok
  • Cianjur
  • Sukabumi
  • Bandung Raya
  • Sumedang
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Garut
  • Tasikmalaya
  • Ciamis
  • Kota Banjar
  • Pangandaran

Pada Selasa dan Rabu, potensi hujan yang sama diperkirakan terjadi di:

  • Bogor
  • Depok
  • Purwakarta
  • Cianjur
  • Sukabumi
  • Bandung Raya
  • Sumedang
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Garut
  • Tasikmalaya
  • Ciamis
  • Kota Banjar
  • Pangandaran
Baca Juga:  Solusi Snowden Lumpuhkan Penyadapan Pemerintah

Pada Kamis, potensi hujan sedang hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di:

  • Kabupaten Bekasi
  • Karawang
  • Cianjur
  • Kabupaten Sukabumi

Sementara pada Jumat, potensi hujan sedang hingga sangat lebat meliputi:

  • Bekasi
  • Bogor
  • Kota Depok
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Subang
  • Cianjur
  • Sukabumi
  • Kabupaten Bandung Barat
  • Sumedang
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Garut
  • Kabupaten Tasikmalaya
  • Pangandaran

Pada Sabtu, potensi hujan sedang hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di:

  • Kabupaten Bogor
  • Sukabumi
  • Sumedang
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Garut
  • Tasikmalaya
  • Ciamis
  • Kota Banjar
  • Pangandaran

Dan pada Ahad, potensi kondisi yang sama diperkirakan terjadi di:

  • Cianjur
  • Sukabumi
  • Sumedang
  • Kuningan
  • Garut
  • Tasikmalaya
  • Pangandaran

Imbauan BMKG untuk Warga

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Cuaca yang tidak menentu ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis, seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Dengan demikian, penting bagi warga untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.