Modest Fashion Dorong Ekonomi Bandung: Potensi dan Strategi

by -14 views
by
Modest Fashion Dorong Ekonomi Bandung: Potensi dan Strategi

JABARMEDIA – Pemerintah Kota Bandung secara serius mendorong penguatan sektor modest fashion atau busana sopan. Inisiatif ini bertujuan menjadikannya sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama daerah. Potensi ini dinilai sangat besar. Ekosistem industri fesyen muslim di Kota Bandung telah berkembang pesat, mulai dari skala kecil hingga produksi massal.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia berbicara saat menghadiri konferensi pers HijabFest 2026 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), pada Sabtu, 7 Maret 2026. Menurut Farhan, Kota Bandung memiliki rantai ekosistem yang lengkap. Ini mencakup kreativitas desain, pelaku konveksi, hingga pasar yang kuat dalam pengembangan modest fashion.

“Untuk Kota Bandung, memang ada dua bentuk fashion yang ingin kita dorong. Pertama adalah modest fashion atau yang kita kenal dengan baju muslim dan muslimah,” ujar Farhan. Ia menambahkan, “Kreativitas dan skala produksi Kota Bandung untuk modest fashion ini dari yang paling niche sampai yang paling massal semuanya ada di Kota Bandung.” Ekosistem ini menempatkan Bandung pada posisi strategis. Ini penting untuk pengembangan industri fesyen muslim nasional.

Baca Juga:  Gebyar Pesona Kota Sukabumi Festival Sangat Meriah

Tantangan dan Strategi Penguatan Industri Lokal

Meski demikian, sejumlah tantangan masih perlu diperbaiki. Inovasi desain dan pemilihan bahan menjadi fokus utama. Farhan menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut menunjukkan pertumbuhan sektor manufaktur di Kota Bandung masih sangat rendah. “Berdasarkan data BPS, tingkat pertumbuhan sektor manufacturing di Kota Bandung hanya sekitar 0,01 persen. Artinya pabrik di Kota Bandung tidak berkurang, tetapi juga tidak bertambah,” kata Farhan.

Keberadaan produsen bahan tekstil sangat penting. Mereka menopang perkembangan industri modest fashion. Farhan menilai pengembangan teknologi bahan tekstil yang nyaman untuk iklim tropis adalah kebutuhan utama. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat mendorong penguatan rantai pasok bahan baku industri fesyen. Ini termasuk pengembangan kawasan ekonomi yang tidak jauh dari Kota Bandung.

“Secara bisnis buat Kota Bandung, bahannya impor tidak masalah. Yang penting konveksinya di Kota Bandung, desainnya di Bandung, brand-nya dari Bandung, kantor pusatnya di Bandung, dan NPWP-nya beralamat di Kota Bandung,” tegasnya. Selain penguatan industri, Farhan juga menekankan pentingnya perlindungan produk lokal. Ini untuk menghadapi masuknya pakaian jadi impor yang lebih murah.

Baca Juga:  AIFF Bantah Pernyataan Xavi Hernandez dan Pep Guardiola Latih Timnas India

Menurut Farhan, instrumen ekonomi seperti sertifikasi halal dan sistem pembayaran digital nasional (QRIS) dapat menjadi strategi. Ini untuk menjaga daya saing industri lokal. “Dua hal ini, sertifikasi halal dan QRIS, menjadi instrumen untuk memastikan ketahanan ekonomi Kota Bandung tidak kemudian diambil oleh pesaing dari luar,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa persaingan perdagangan global kini merambah pasar lokal. Penguatan industri lokal harus terencana dan berkelanjutan.

Dukungan Jawa Barat untuk Ekonomi Syariah

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan potensi besar Jawa Barat. Potensi ini ada dalam pengembangan ekonomi syariah dan industri halal. Dengan sekitar 50,7 juta jiwa penduduk, mayoritas beragama Islam, Jawa Barat memiliki pasar dan basis produksi yang kuat. Ini sangat mendukung industri halal.

“Kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, UMKM, dan akademisi sangat diperlukan untuk meningkatkan perekonomian syariah dan industri halal di Jawa Barat,” ujar Erwan. Ia juga menyebut Kota Bandung sebagai pusat perkembangan industri fesyen di Jawa Barat. Peran Bandung penting dalam penguatan ekosistem industri halal daerah. Melalui kegiatan seperti HijabFest, Pemkot Bandung berharap modest fashion dan industri halal terus berkembang. Ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Herrera rampas kemenangan Barcelona

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.