Pemkab Majalengka Percepat Perbaikan Infrastruktur Jalan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka sedang mempercepat perbaikan infrastruktur jalan menjelang Lebaran 1447 Hijriah. Proyek ini mencakup sebanyak 30 titik jalan yang tersebar di berbagai wilayah, dengan tujuan agar arus mudik dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar serta aman.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengungkapkan bahwa total panjang jalan yang diperbaiki mencapai 117 kilometer. Alokasi anggaran untuk proyek ini mencapai Rp 143 miliar. Pengadaan dilakukan secara langsung guna memastikan pengerjaan bisa lebih cepat dan efektif.
”Kita kejar sebelum Lebaran. Harapan kami, masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih baik saat mudik dan silaturahmi. Kalau pun ada yang belum selesai, sisanya kita lanjutkan setelah Lebaran,” ujar Eman, Minggu 8 Maret 2026.
Menurutnya, percepatan proyek tidak hanya berorientasi pada waktu, tetapi juga kualitas pekerjaan. Oleh karena itu, ia menegaskan kepada para pengusaha dan kontraktor agar menjaga integritas dan tidak bermain-main dalam pelaksanaan proyek.
”Pengusaha harus menjaga kepercayaan publik. Kualitasnya harus bagus. Tidak boleh ada praktik diperjualbelikan atau main tangan. Ini uang rakyat,” kata Eman menegaskan.
Saat ini, perbaikan jalan sudah mulai berjalan di sejumlah titik. Alat berat dan para pekerja terlihat melakukan tambal sulam hingga peningkatan struktur jalan pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan cukup parah.
Eman memastikan bahwa pengawasan akan dilakukan secara ketat, dengan melibatkan dinas teknis untuk turun langsung memantau progres serta mutu pekerjaan di lapangan.
”Kita tidak ingin asal cepat tapi mutunya jelek. Lebih baik terukur, tapi hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Eman.
Dia berharap, perbaikan ini tidak hanya mendukung kelancaran arus kendaraan saat Lebaran, tetapi juga meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Proses Pengerjaan Infrastruktur Jalan
Proses pengerjaan infrastruktur jalan di Majalengka dilakukan dengan beberapa tahapan. Berikut adalah beberapa hal yang dilakukan:
- Tambal sulam jalan: Di beberapa titik jalan yang rusak, pihak pelaksana melakukan tambal sulam untuk mengatasi kerusakan sementara.
- Peningkatan struktur jalan: Untuk jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, dilakukan peningkatan struktur agar lebih tahan lama.
- Penggunaan alat berat: Dalam proses perbaikan, alat berat digunakan untuk mempercepat pengerjaan dan meningkatkan efisiensi.
Penanganan Kerusakan Jalan
Beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah telah menjadi fokus utama dalam proyek perbaikan infrastruktur ini. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Pemetaan kerusakan: Sebelum pengerjaan dimulai, dilakukan pemetaan kerusakan jalan untuk menentukan prioritas perbaikan.
- Pemilihan bahan berkualitas: Bahan yang digunakan dalam perbaikan jalan dipilih dengan kualitas yang baik agar tahan lama.
- Pengawasan ketat: Pihak dinas teknis melakukan pengawasan secara langsung untuk memastikan mutu pekerjaan sesuai standar.
Keberhasilan Proyek
Dengan adanya proyek perbaikan infrastruktur jalan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain:
- Kelancaran arus mudik: Jalan yang lebih baik akan memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan saat Lebaran.
- Peningkatan konektivitas: Perbaikan jalan akan memperkuat hubungan antarwilayah, sehingga mempermudah akses transportasi.
- Dorongan pertumbuhan ekonomi: Dengan akses transportasi yang lebih baik, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.







