Prediksi 24 Juta Pemudik di Jabar 2026: Bogor Terbanyak

by -11 views
by
Prediksi 24 Juta Pemudik di Jabar 2026: Bogor Terbanyak

JABARMEDIA – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memprediksi lonjakan signifikan jumlah pemudik 2026 di wilayahnya. Lebih dari 24 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik Lebaran Idul Fitri 2026. Angka ini mencerminkan sekitar 96,7 persen dari total perjalanan yang terjadi di provinsi tersebut. Kabupaten Bogor diproyeksikan menjadi daerah penyumbang pemudik terbanyak, menegaskan peran sentralnya dalam dinamika pergerakan massa.

Kepala Dishub Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengungkapkan data ini pada Minggu (8/3/2026). Ia menjelaskan bahwa perkiraan 24,86 juta orang akan pulang kampung.

“Dari total perjalanan yang diperkirakan terjadi di Jawa Barat, sekitar 96,7 persen atau sekitar 24,86 juta orang melakukan perjalanan untuk pulang kampung,” kata Dhani. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk merayakan Lebaran di kampung halaman masing-masing.

Kabupaten Bogor memimpin daftar daerah asal pemudik dengan estimasi 4,2 juta orang. Jumlah ini mencapai sekitar 16 persen dari keseluruhan pemudik 2026 di Jawa Barat. Diikuti oleh Kabupaten Bekasi dengan sekitar 2,1 juta orang, serta Kabupaten Bandung dengan 2 juta orang. Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi masing-masing menyumbang sekitar 1,9 juta orang. Sementara itu, Kabupaten Bandung Barat juga berkontribusi dengan sekitar 1,8 juta orang pemudik.

Baca Juga:  Mayday, Ribuan Buruh Jabar Serbu Jakarta

Destinasi Utama dan Dominasi Kendaraan Pribadi

Untuk tujuan perjalanan, Kabupaten Garut diperkirakan menjadi magnet utama bagi para pemudik 2026, menarik sekitar 2,94 juta orang. Kabupaten Bandung menyusul dengan proyeksi 2,39 juta orang. Selanjutnya, Kabupaten Tasikmalaya diprediksi menerima sekitar 1,9 juta orang. Kota Bandung dan Kabupaten Cirebon juga menjadi tujuan populer, masing-masing dengan sekitar 1,68 juta dan 1,65 juta orang. Ini menunjukkan penyebaran tujuan mudik yang cukup merata di berbagai wilayah Jawa Barat.

Dhani Gumelar menambahkan, aktivitas ekonomi akan meningkat menjelang Lebaran. “Beberapa pasar kemungkinan besar akan mengalami peningkatan aktivitas pada H-3 Lebaran karena banyak masyarakat melakukan kegiatan ekonomi di sana,” terangnya. Peningkatan ini mencerminkan persiapan masyarakat dalam menyambut hari raya. Hal ini juga berpotensi menambah kepadatan di beberapa titik keramaian.

Kendaraan pribadi masih mendominasi pilihan moda transportasi untuk mudik Lebaran 2026. Secara nasional, sekitar 76,24 juta orang diperkirakan menggunakan mobil pribadi. Kemudian, 24,08 juta orang memilih sepeda motor. Bus tetap menjadi alternatif penting dengan 23,34 juta penumpang. Kapal penyeberangan dan pesawat udara juga berkontribusi, masing-masing sekitar 6,4 juta dan 4,98 juta orang.

Baca Juga:  Heboh Temuan 'Emas' di Ciganda

Antisipasi Lonjakan Wisata Pasca-Lebaran

Setelah perayaan Idul Fitri, Dishub Jawa Barat juga mengantisipasi lonjakan aktivitas wisata. Dhani Gumelar memprediksi beberapa kawasan akan dipadati pengunjung.

“Sesudah Lebaran biasanya banyak masyarakat yang melakukan kegiatan wisata,” ujarnya. Potensi kepadatan ini menjadi perhatian khusus bagi pihak berwenang. Ini untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan wisatawan.

Beberapa destinasi wisata favorit yang diprediksi ramai meliputi Puncak Bogor, Lembang, dan Ciwidey. Kawasan Cipanas Garut dan Cilimus Kuningan juga menjadi tujuan populer. Selain itu, destinasi di wilayah selatan seperti Pangandaran dan Pelabuhanratu diperkirakan akan sangat diminati.

“Diprediksi terjadi di Puncak, Lembang, Ciwidey, Cipanas Garut, Cilimus Kuningan, dan yang paling favorit di selatan seperti Pangandaran dan Pelabuhanratu,” imbuh Dhani. Perencanaan matang diperlukan untuk mengelola arus wisatawan di lokasi-lokasi ini.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.