Rusun subsidi Depok & Meikarta siap dibangun: Cicilan lebih lama

by -5 views
Rusun subsidi Depok & Meikarta siap dibangun: Cicilan lebih lama



Pembangunan rusun subsidi di wilayah Depok, Jawa Barat, kini sedang dalam persiapan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mempercepat pembangunan tersebut. Tujuannya adalah untuk mendukung program 3 juta rumah yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Maruarar Sirait menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pangdam dan Kapolda karena wilayah Depok berada dalam lingkup Jakarta. Ia juga menyampaikan bahwa sebanyak 45 hektare lahan telah disiapkan untuk pembangunan rusun subsidi.

“Kita akan segera ke Depok. Ada 45 hektare,” ujarnya setelah melakukan groundbreaking di Meikarta, Cikarang, Bekasi, pada Minggu (8/3/2026).

Ia menekankan bahwa pembangunan harus dilakukan secara cepat dan efisien. “Jangan ada lagi kerja lambat-lambat,” tegas Ara.

Selain itu, Maruarar Sirait menyatakan bahwa Kementerian PKP sepakat untuk memperpanjang masa cicilan rusun subsidi. Sebelumnya, masa cicilan hanya 20 tahun, namun kini diperpanjang menjadi 30 tahun. Keputusan ini diambil atas arahan Presiden dan Hasyim Djojohadi.

Baca Juga:  6 Rekomendasi Drakor Bona: Dari Sejarah Hingga Cerita di Sekolah, Wajib Dicoba!

“Atas arahan Bapak Presiden dan Bapak Hasyim, bahwa kita harus pro-rakyat, kita naikkan bahwa cicilan bagi rakyat Indonesia adalah 30 tahun berlakunya, bukan 20 tahun lagi,” ujar Maruarar Sirait.

Perpanjangan masa cicilan ini dimaksudkan agar masyarakat tidak merasa terbebani saat mengambil rumah subsidi. Dengan cicilan yang lebih panjang, biaya bulanan akan lebih ringan dan dapat diakses oleh masyarakat yang lebih luas.

Selain itu, Ara juga menjelaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan beberapa langkah pendukung. Salah satunya adalah penyediaan lahan dan skema pembiayaan yang melibatkan berbagai pihak.

Beberapa lahan yang digunakan antara lain dari negara, Danatara, dan swasta. Pembiayaan juga bisa berasal dari berbagai sumber, seperti Danatara, APBN, atau pihak swasta.

“Ada lahan negara, ada lahan Danatara, ada lahan swasta. Kemudian bisa pembiayaannya dari Danatara, bisa pembiayaannya nanti dari APBN, ada pembiayaannya juga dari swasta,” ucapnya.

Salah satu lokasi yang tengah dikembangkan adalah Meikarta, Cikarang. Semua aturan dan regulasi terkait pembangunan rusun subsidi di wilayah tersebut sedang digodok dengan matang oleh pemerintah.

Baca Juga:  Akhir November, RI-Rusia Segera Rampungkan Pembelian Jet Su-35

Dengan adanya perpanjangan tenor kredit dan pengaturan yang lebih baik, diharapkan masyarakat dapat memiliki akses yang lebih mudah terhadap hunian layak. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.