Tips Memasak Lebih Efisien dan Hemat Energi
Dalam rangka mendukung kebijakan penghematan energi yang dianjurkan oleh pemerintah, PT Pertamina (Persero) mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk mulai menerapkan langkah-langkah sederhana dalam memasak. Dengan cara memasak yang lebih efisien dan penggunaan LPG yang tepat, masyarakat tetap bisa menyiapkan berbagai hidangan favorit tanpa terbuangnya energi secara sia-sia.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), menyampaikan bahwa meningkatnya aktivitas memasak saat Hari Raya Lebaran adalah hal yang wajar. Namun, kebiasaan memasak yang efisien dapat membantu masyarakat menghemat penggunaan LPG sekaligus mendukung upaya pengelolaan energi yang lebih bijak.
“Langkah kecil dari rumah tangga dapat memberikan dampak besar. Dengan penggunaan LPG yang lebih efisien, masyarakat tidak hanya dapat menghemat energi, tetapi juga turut mendukung upaya menjaga ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Adapun untuk mengoptimalkan penggunaan LPG tanpa mengurangi kenyamanan saat menyiapkan berbagai hidangan khas Lebaran, berikut beberapa tips sederhana:
Persiapan Memasak
- Potong bahan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil agar lebih cepat matang.
- Gunakan air secukupnya sesuai kebutuhan masakan.
Saat Memasak
- Atur api sesuai kebutuhan, jangan terlalu besar.
- Tutup panci saat memasak agar panas tidak terbuang.
- Gunakan peralatan masak dengan dasar rata agar distribusi panas merata.
Perawatan Peralatan
- Pastikan kompor dan regulator tidak mengalami kebocoran.
- Bersihkan burner secara rutin agar api tetap biru dan efisien.
Kombinasi Peralatan
- Kompor Gas
- Kompor Induksi
- Peralatan Listrik lain seperti rice cooker, teko listrik, dan lain-lain
Pertamina terus mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan keamanan penggunaan LPG, seperti menggunakan regulator berstandar, memastikan tabung dalam kondisi baik, serta menempatkan tabung LPG di area yang memiliki sirkulasi udara baik.
Melalui berbagai langkah sederhana di atas, Pertamina berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menggunakan energi secara lebih bijak, sekaligus tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.







