Yantie Rachim Tinjau MBG dan SPPG, Pastikan Gizi Anak Terpenuhi

by -36 views
by
Yantie Rachim Tinjau MBG dan SPPG, Pastikan Gizi Anak Terpenuhi

JABARMEDIA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini berlangsung di sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegal Gundil 04 pada Rabu (11/3/2026).

Peninjauan bertujuan memastikan kualitas gizi serta kandungan nutrisi makanan terpenuhi secara optimal. Ini penting agar anak-anak tidak hanya kenyang, tetapi juga mendapatkan asupan yang memadai.

Monitoring dilakukan di SMK Kamandaka dan MTs Negeri Bogor. Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke SPPG Tegal Gundil 04, Jalan Celingcing Raya, Kota Bogor. Yantie Rachim memantau langsung proses pendistribusian makanan kepada siswa. Ia juga memeriksa kualitas dan kandungan gizi menu MBG bulan Ramadan.

“Peninjauan yang kami lakukan hari ini dalam rangka memastikan bahwa siswa-siswi ini mendapatkan MBG yang baik, enak, sehat, dan bergizi,” ujar Yantie Rachim. Ia menekankan komitmen terhadap pemenuhan nutrisi anak-anak.

Yantie Rachim turut menyampaikan pentingnya membiasakan anak-anak mengonsumsi makanan gizi seimbang sejak dini. Ia secara spesifik menyoroti konsumsi sayur dan buah. Menurutnya, anak-anak boleh menyampaikan preferensi menu dalam program MBG. Namun, menu tersebut harus tetap memenuhi standar komposisi gizi yang jelas dan terukur.

Baca Juga:  Yantie Rachim Ajak Kader PKK Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital

“Anak-anak itu harus dibiasakan makan sayur dan buah. Nanti boleh anak-anak ditanya sekali dalam seminggu ingin makan apa. Tetapi harus dalam komposisi yang jelas, ada karbohidrat, protein, sayur, dan buah,” jelasnya. Ini memberikan arahan mengenai fleksibilitas menu yang berpedoman pada kaidah gizi.

Peningkatan Kualitas dan Kebersihan SPPG

Usai meninjau lingkungan sekolah, Yantie Rachim melanjutkan monitoring ke dapur SPPG Tegal Gundil 04. Di lokasi ini, ia menyaksikan langsung seluruh proses pengolahan makanan. Makanan tersebut akan didistribusikan kepada para penerima manfaat program. Peninjauan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan standar operasional dapur terpenuhi.

Dalam kunjungan tersebut, Yantie Rachim memberikan sejumlah masukan konstruktif. Masukan ini bertujuan meningkatkan pelaksanaan program MBG di masa mendatang. Terutama, untuk menghadapi tantangan di lapangan. Salah satu isu disoroti adalah masih adanya anak-anak yang cenderung kurang menyukai sayur dalam hidangan mereka.

“Tadi banyak anak-anak yang masih susah dalam memakan sayur. Maka kita harus bisa mencari solusinya dengan membuat menu kreatif. Tujuannya supaya mereka bisa makan, sehingga gizi mereka terpenuhi,” katanya. Ia mendorong inovasi dalam penyajian makanan sehat.

Baca Juga:  PKS Kabupaten Bogor Terjunkan Team Tanggap Darurat Bencana Untuk Cibunian Dan Purasari

Lebih lanjut, ia juga menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas makanan yang diproduksi oleh dapur SPPG. Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berorientasi pada membuat anak kenyang. Namun, program ini juga harus memastikan kebutuhan gizi esensial mereka terpenuhi. Pemenuhan gizi harus terjadi secara menyeluruh dan berkesinambungan.

“SPPG juga harus memperhatikan kehigienisan dan kualitas makanan yang diberikan. Karena MBG itu bukan hanya kenyang tetapi harus memenuhi gizi. Jadi bagaimanapun juga mereka harus terpenuhi gizinya dari protein, karbohidrat, dan lainnya,” tegas Yantie Rachim. Ia menggarisbawahi standar tinggi untuk setiap hidangan.

Harus Di Monitor

Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, menyatakan bahwa kegiatan monitoring ini sangat penting. Hal ini dilakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah dapat berjalan optimal di wilayahnya. Keberhasilan program ini menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil peninjauan, proses distribusi hingga persiapan makanan di dapur SPPG telah berjalan cukup baik dan sesuai prosedur.

Kita melihat dan meninjau, tadi sudah cukup bagus dari mulai pendistribusian MBG dan persiapan dari dapur SPPG. Secara alur sudah bagus, peralatan sudah bagus sampai ke penerima manfaat itu sesuai waktu. Sehingga memastikan makanan yang diberikan pada hari ini layak dikonsumsi,” pungkas Riki Robiansah. Ia memberikan apresiasi atas kinerja tim di lapangan.

Baca Juga:  Dapur Sekolah atau Terpusat, Mana yang Lebih Aman untuk MBG? Ini Penjelasan Ahli

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.