JABARMEDIA, JAKARTA – Gagal ginjal merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani. Ginjal memiliki peran penting dalam menyaring limbah dari darah, namun ketika terjadi gagal ginjal, fungsi tersebut tidak dapat dilakukan secara optimal. Akibatnya, racun dan limbah bisa menumpuk di dalam tubuh dan mengancam kehidupan.
Kerusakan pada nefron, yaitu unit penyaring utama ginjal, dapat memengaruhi fungsi ginjal secara keseluruhan. Dokter biasanya mendiagnosis gagal ginjal kronis jika penurunan fungsi ginjal berlangsung selama lebih dari tiga bulan. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda yang perlu diperhatikan:
10 Tanda Penyakit Ginjal yang Perlu Diwaspadai
-
Mudah lelah dan sulit berkonsentrasi
Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan racun dan limbah di dalam darah. Hal ini membuat tubuh merasa lemah, lesu, dan sulit fokus. Selain itu, anemia juga bisa muncul akibat penyakit ginjal, yang memperparah rasa lelah. -
Gangguan tidur
Ketika ginjal tidak mampu menyaring darah dengan baik, racun tetap berada di dalam tubuh dan tidak bisa dikeluarkan melalui urin. Kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan tidur. Penderita penyakit ginjal kronis juga lebih rentan mengalami sleep apnea. -
Kulit kering dan terasa gatal
Ginjal berperan dalam menjaga keseimbangan mineral dalam tubuh. Jika fungsi ginjal menurun, keseimbangan tersebut terganggu, sehingga kulit menjadi kering dan gatal, terutama pada tahap lanjut penyakit ginjal. -
Sering buang air kecil
Frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama di malam hari, bisa menjadi tanda gangguan ginjal. Hal ini terjadi karena filter ginjal tidak bekerja dengan optimal. Namun, gejala ini juga bisa terkait dengan infeksi saluran kemih atau pembesaran prostat pada pria. -
Darah dalam urin
Ginjal yang sehat akan menjaga sel darah tetap berada di dalam tubuh saat menyaring limbah. Jika filter ginjal rusak, sel darah bisa ikut keluar bersama urin. Kondisi ini juga bisa menjadi tanda batu ginjal, tumor, atau infeksi. -
Urin berbusa
Urin yang berbusa atau menghasilkan banyak gelembung bisa menunjukkan adanya protein dalam urin. Hal ini menandakan bahwa filter ginjal mungkin mengalami kerusakan, sehingga protein bocor ke dalam urin. -
Bengkak di sekitar mata
Pembengkakan di area sekitar mata bisa menjadi tanda awal kerusakan ginjal. Kondisi ini biasanya terjadi karena ginjal mengeluarkan terlalu banyak protein melalui urin. -
Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki
Gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan tubuh menahan natrium atau garam, sehingga memicu pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki. Gejala ini juga bisa terkait dengan penyakit jantung, gangguan hati, atau masalah pembuluh darah. -
Nafsu makan menurun
Penurunan nafsu makan merupakan gejala umum pada penderita penyakit ginjal. Penumpukan racun di dalam tubuh akibat fungsi ginjal yang menurun bisa menjadi salah satu penyebabnya. -
Kram otot
Ketidakseimbangan elektrolit akibat gangguan fungsi ginjal dapat memicu kram otot. Misalnya, kadar kalsium yang rendah atau fosfor yang terlalu tinggi dalam darah bisa menyebabkan kondisi ini.
Tahapan Gagal Ginjal
Penyakit ginjal dibagi menjadi lima tahapan berdasarkan seberapa baik ginjal dapat menyaring limbah dari darah. Hal ini diukur dengan perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR).
-
Tahap 1
Penyakit ginjal stadium 1 menunjukkan kerusakan ginjal ringan dengan eGFR 90 atau lebih. Ini berarti ginjal Anda masih sehat dan berfungsi dengan baik, tetapi ada tanda-tanda lain seperti protein dalam urin atau kerusakan fisik pada ginjal. -
Tahap 2
Penyakit ginjal stadium 2 mengacu pada kerusakan ginjal ringan dengan eGFR antara 60 dan 89. Seperti pada stadium 1, ginjal Anda umumnya sehat, tetapi ada tanda-tanda lain seperti protein dalam urin atau kerusakan fisik pada ginjal. -
Tahap 3
Penyakit ginjal stadium 3 dibagi menjadi dua tahap: stadium 3a (eGFR antara 45 dan 59) dan stadium 3b (eGFR antara 30 dan 44). Penderita stadium 3 biasanya tidak menunjukkan gejala apa pun, tetapi bisa mengalami komplikasi seperti penumpukan limbah dalam tubuh, tekanan darah tinggi, anemia, dan penyakit tulang. -
Tahap 4
Penyakit ginjal stadium 4 menunjukkan eGFR antara 15 dan 29. Ini berarti ginjal mengalami kerusakan sedang atau berat. Banyak penderita stadium 4 mengalami gejala seperti pembengkakan pada tangan dan kaki, nyeri punggung, serta perubahan frekuensi buang air kecil. Penderita stadium 4 sebaiknya mulai berdiskusi dengan dokter tentang persiapan menghadapi gagal ginjal. -
Tahap 5
Penyakit stadium 5 berarti eGFR kurang dari 15. Ini menunjukkan bahwa ginjal sudah sangat dekat dengan kegagalan atau telah sepenuhnya gagal. Setelah terjadi gagal ginjal, diperlukan dialisis ginjal atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.







