Perhatian! Ini Dia Tanda-tanda Kolesterol Tinggi yang Mungkin Tak Anda Sadari, dari Kaki hingga Berat Badan!

by -193 views
by
Perhatian! Ini Dia Tanda-tanda Kolesterol Tinggi yang Mungkin Tak Anda Sadari, dari Kaki hingga Berat Badan!


JABARMEDIA

Tanda-tanda memiliki kadar kolesterol tinggi versi dokter.

Berdasarkan penjelasan medis, gejala adanya kadar kolesterol yang tinggi bisa diamati melalui kondisi fisik seseorang, lebih spesifik di area kaki dan juga bobot tubuhnya.

Apa sajakah tanda-tanda memiliki kadar kolesterol tinggi versi dokter?

Betul, mempunyai badan yang bugar serta terhindar dari berbagai macam penyakit merupakan dambaan semua orang.

Karenanya, banyak orang berjuang keras untuk memelihara kesehatannya.

Satu metode yang dapat diterapkan ialah memantau tingkat kolesterol di dalam tubuh.

Menurut laporan dari Serambinews.com, kolesterol sebenarnya terdapat dalam beberapa bagian tubuh manusia.

Akan tetapi, kolesterol memiliki berbagai tipe seperti low-density lipoprotein (LDL), yang merupakan tingkat kolesterol tidak sehat, serta high-density lipoprotein (HDL), yakni tingkat kolesterol yang bermanfaat.

Pada acara Tribun Health, Dokter Evi Novitasari menyampaikan bahwa publik perlu berhati-hati terhadap kadar kolesterol yang tinggi.

“Jika kolesterol tinggi dan berkelanjutan, risiko terjadi masalah kesehatan terutama organ penting seperti jantung, stroke dan jantung koroner bisa terjadi,” ujar Dokter Evi, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga:  PNS Pemda Bandung terlibat pembunuhan kakak-adik & pembantu?

Oleh karena itu, masyarakat harus mengetahui beberapa gejala kolesterol tinggi.

Pasalnya, beberapa gejala kolesterol tinggi sering tidak disadari, salah satunya adalah seperti mengantuk.

Tak hanya itu, Dokter Evi juga menyebut semakin tinggl HDL maka semakin baik lantaran bisa melindungi diri dari penyakit jantung.

Meskipun begitu, bila kadar LDL perlu dijaga agar tetap rendah sebab apabila melampaui batas yang wajar dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti stroke serta meningkatnya tingkat trigliserida.

Trigliserida merupakan komponen lemak yang dapat memperbesar risiko penyakit jantung. Semakin rendah nilainya, akan semakin menguntungkan.

Apabila hasil pengukuran kolesterol total, yang merupakan kombinasi dari jenis baik dan buruknya di bawah 200 miligram per desiliter,” katanya.

Dokter Evi menyatakan bahwa apabila seseorang mempunyai kadar kolesterol yang tinggi, hal tersebut dapat menghalangi peredaran darah, sehingga oksigen tak bergerak secara normal. Hal ini pada akhirnya menimbulkan sensasi kelelahan serta sering merasakan kantuk.

Lain kali gejalanya adalah terdapat sensasi kram pada waktu malam, umumnya dirasakan di telapak kaki, jari-jemari tangan atau tumit. Selanjutnya disertai dengan perasaan sakit di area dada dikarenakan adanya penumpukan lemak yang menyumbat aliran darah dalam pembuluh arteri, hal ini membuat pasokan darah menjadi berkurang menuju arteri.

Baca Juga:  Pasar Leuwiliang Kian Kumuh Dengan PKL

Di samping itu, individu dengan kadar kolesterol tinggi condong untuk mengalami hilangnya selera makan atau peningkatan berat badan yang signifikan.

Apabila tanda-tanda itu timbul, dokter Evi kemungkinan besar akan menyatakan pasien stres karena adanya penurunan aliran darah menuju otak. Hal ini bisa membuat otak tidak dapat mengontrol emosi dengan baik, menjadikan seseorang lebih rentan terhadap stres serta ketidakseimbangan yang pada akhirnya bisa memicu komplikasi stroke.

Gejala tambahan meliputi kemunculan xanthoma pada kulit, terutama di area sekitar mata, yang disebabkan oleh pengendapan lemak.

“Umumnya dokter mata telah mengenalinya dengan baik sebab walaupun tanpa perangkat khusus pun mereka bisa melihat gejalanya. Akan tetapi, tidak semua individu dengan kadar kolesterol tinggi akan menunjukkan xanthoma,” jelasnya.

(*)

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.