Pendekatan Unik Jurusan Perikanan dan Kelautan di Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Jurusan Perikanan dan Kelautan di Politeknik Pertanian Negeri Kupang menawarkan pendekatan belajar yang khusus disesuaikan dengan kebutuhan dan minat anak muda. Hal ini dilakukan agar mahasiswa merasa nyaman dan tertarik dalam mempelajari bidang tersebut.
Ketua Jurusan Perikanan dan Kelautan, Wahyuni Fanggi Tasik, menjelaskan bahwa suasana belajar di jurusan ini tidak terlalu kaku. Justru, suasana yang dibuat lebih santai namun tetap serius. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung minat dan bakat mahasiswa dalam bidang perikanan.
“Kami ingin anak-anak belajar karena memang mereka memiliki minat di bidang ini. Oleh karena itu, kami berusaha membuat suasana belajar sesuai dengan jiwa anak muda,” ujarnya dalam sebuah podcast.
Bidang Studi yang Luas dan Beragam
Bidang studi yang ditawarkan oleh jurusan ini sangat luas. Banyak dari aktivitasnya dilakukan di lapangan, seperti budidaya ikan di kolam, aquarium, atau bahkan di lahan terbuka seperti rumput laut. Selain itu, ada juga bidang agribisnis yang mencakup berbagai aspek seperti penangkapan, pengolahan, konservasi, hingga pariwisata bahari.
“Jika berbicara tentang bisnis perikanan, bidangnya sangat luas. Mahasiswa di bidang agribisnis akan belajar mulai dari penangkapan ikan hingga pengolahan dan pemasaran. Bahkan pariwisata bahari juga menjadi bagian dari ilmu yang dipelajari,” tambahnya.
Fokus pada Budidaya Perikanan
Dalam bidang budidaya, jurusan ini fokus pada dua area utama, yaitu budidaya air tawar konsumsi dan ikan hias. Setiap lulusan diharapkan memiliki kemampuan dasar dalam membudidayakan ikan, seperti lele atau nila.
“Standar minimal yang kami tawarkan adalah kemampuan untuk membenihkan lele atau nila. Ini adalah kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap lulusan dari jurusan budidaya perikanan,” jelasnya.
Sejarah dan Pengembangan Jurusan
Jurusan Perikanan dan Kelautan di Politeknik Pertanian Negeri Kupang telah berdiri sejak tahun 2017. Awalnya hanya memiliki satu program studi, yaitu Teknologi Budidaya Perikanan. Namun, seiring perkembangan, jurusan ini terus berkembang dan menambahkan program studi baru.
Saat ini, jurusan ini memiliki dua program studi, yaitu Teknologi Budidaya Perikanan (Aquaculture) untuk jenjang diploma tiga dan Agribisnis Perikanan untuk jenjang diploma empat yang setara dengan strata satu.
“Untuk saat ini, kami memiliki dua program studi. Tapi, kami sedang mengusulkan penambahan dua program studi lagi. Proses pengajuan dokumen sedang berlangsung, dan rencananya mahasiswa baru akan masuk tahun depan,” tutupnya.








