Peristiwa Mengerikan di Toko Daging Sukmajaya, Depok
Pada hari Sabtu (8/11/2025), sebuah kejadian mengerikan terjadi di kawasan Sukmajaya, Depok. Seorang pekerja berinisial B (20 tahun) mengalami luka parah setelah tangannya masuk ke mesin penggiling daging di sebuah toko daging. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar dan memicu tindakan evakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Kronologi Kejadian di Toko Daging Sukmajaya
Menurut laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 pagi. Petugas dari Pos Merdeka segera dikerahkan setelah menerima laporan adanya seorang pekerja yang tangannya terjepit dalam mesin penggiling daging. Empat personel Damkar langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.
Kabid Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy Haryati, menjelaskan bahwa kondisi tangan korban sangat parah ketika tim tiba di lokasi. “Telapak tangan sudah tidak berbentuk. Saat kami tiba, posisi tangan korban sudah di dalam mesin penggiling. Kami segera mengevakuasi dengan alat pemotong besi agar korban bisa segera dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Depok untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Berdasarkan informasi dari petugas medis, luka yang dialami korban cukup serius dan besar kemungkinan harus diamputasi hingga pergelangan tangan.
Proses Evakuasi yang Dramatis
Proses penyelamatan korban berlangsung cukup lama karena petugas harus bekerja dengan sangat hati-hati agar tidak menambah luka pada tangan korban. Tim Damkar menggunakan gergaji besi dan alat hidrolik ringan untuk memisahkan bagian mesin yang menjepit tangan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu terlihat tegang karena situasi sangat memprihatinkan.
Petugas Damkar mengaku kesulitan karena mesin penggiling daging terbuat dari bahan logam tebal dan berputar dengan kekuatan tinggi. Proses pemotongan dilakukan secara perlahan agar tangan korban tidak semakin parah.
Dugaan Penyebab dan Peringatan Keselamatan Kerja
Meski penyebab pasti masih diselidiki, diduga korban mengalami kelalaian saat membersihkan atau mengoperasikan mesin dalam kondisi masih menyala. Pihak toko daging tempat korban bekerja juga sedang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Depok.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha dan pekerja di sektor pengolahan makanan untuk meningkatkan pengawasan serta penerapan standar keselamatan kerja. Mesin penggiling daging dikenal memiliki risiko tinggi karena menggunakan pisau pemotong berkecepatan tinggi yang bisa berbahaya jika tidak dioperasikan dengan benar.
Seruan dari Pihak Damkar dan Pemerintah Kota
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Depok mengimbau agar setiap tempat usaha yang menggunakan mesin industri skala kecil maupun besar menyediakan alat keselamatan seperti sarung tangan khusus, pelindung mesin, serta tombol darurat (emergency stop).
Selain itu, pelatihan keselamatan kerja juga sangat penting diberikan kepada seluruh pekerja untuk mencegah kecelakaan serupa. Pemerintah Kota Depok dikabarkan akan melakukan pemeriksaan rutin terhadap tempat usaha yang menggunakan peralatan berisiko tinggi guna memastikan penerapan prosedur keselamatan sudah sesuai standar.
Hingga kini, kondisi korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak keluarga berharap operasi berjalan lancar dan korban dapat segera pulih meski harus kehilangan sebagian anggota tubuhnya.







