Jelajah UMKM 2025: Rawon Pak Pangat, Rasa Legendaris Surabaya

by -75 views
by
Jelajah UMKM 2025: Rawon Pak Pangat, Rasa Legendaris Surabaya



Rawon, Makanan Khas Surabaya yang Masih Eksis Selama Puluhan Tahun

Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota yang penuh dengan kehidupan dan budaya, tetapi juga memiliki berbagai hidangan kuliner yang memikat. Salah satu makanan khas yang wajib dicoba saat berkunjung ke kota ini adalah Rawon.

Rawon adalah hidangan berkuah hitam yang terkenal dengan cita rasa khasnya. Hidangan ini sangat diminati oleh banyak orang, baik warga lokal maupun pengunjung dari luar kota. Di antara banyak warung yang menyajikan rawon di Surabaya, terdapat satu tempat yang telah menjadi legenda sejak lama, yaitu Rawon Pak Pangat.

Warung Rawon Pak Pangat berdiri sejak tahun 1969. Awalnya, tempat ini berada di Pasar Wonokromo Surabaya. Namun, seiring berjalannya waktu, lokasinya berpindah ke kawasan Ketintang, Gayungan. Meskipun lokasinya berubah, rasa dan kualitas dari sajian rawon tetap terjaga.

Salah satu menu utama yang disajikan di Rawon Pak Pangat adalah rawon suwir dan rawon krengsengan. Nasi rawon krengseng merupakan salah satu hidangan yang paling diminati. Daging sapi yang digunakan dalam olahan ini tidak langsung dicampurkan ke dalam kuah, melainkan diolah terlebih dahulu dengan bumbu khusus. Hal ini memberikan rasa yang lebih kompleks dan nikmat.

Baca Juga:  Manajer Persib Umuh Muchtar Siap Pimpin PSSI Jawa Barat

Bumbu dasar dari rawon krengseng menggunakan petis udang yang kemudian dicampurkan dengan potongan kentang, tempe goreng, ayam suwir yang lembut, serta sambal yang memberikan sensasi pedas. Rasa yang kaya dan beragam membuat setiap porsi nasi rawon menjadi pengalaman makan yang istimewa.

Hingga saat ini, warung legendaris ini masih dikelola oleh generasi kedua. Meski sudah berdiri selama lebih dari lima dasawarsa, rasa dan resep rawon tetap sama seperti dulu. Hal ini menjadikan Rawon Pak Pangat sebagai salah satu tempat makan yang tetap diminati oleh masyarakat.

Selain itu, Rawon Pak Pangat telah membuka lima cabang di berbagai titik di Surabaya. Cabang-cabang tersebut berada di DTC Wonokromo, Ketintang, Puri Mas, Rungkut, dan Delta Sari. Keberadaan cabang-cabang ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap rawon tetap tinggi.

Harga yang ditawarkan untuk setiap porsi rawon cukup terjangkau. Rawon iga dijual dengan harga Rp50.000 per porsi, sedangkan pilihan rawon lainnya dibanderol Rp40.000. Harga yang murah namun tetap menjaga kualitas membuat Rawon Pak Pangat selalu ramai dikunjungi.

Baca Juga:  PDIP Puji Popularitas JK di Tengah Persaingan Mega-Prabowo

Setiap harinya, lima cabang Rawon Pak Pangat mampu menghabiskan hingga seribu porsi. Ini menunjukkan betapa populer dan diminati hidangan rawon dari warung legendaris ini. Dengan cita rasa yang khas dan penyajian yang meriah, Rawon Pak Pangat tetap menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Surabaya.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.