Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Resmi Dibuka di Lembang, Jadi Magnet Kuliner KBB

by -45 views
Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Resmi Dibuka di Lembang, Jadi Magnet Kuliner KBB

Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Lembang Resmi Dibuka

Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Lembang resmi hadir sebagai salah satu destinasi kuliner baru di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Peresmian cabang kelima ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, pada Jumat, 19 Desember 2025, dalam momen libur akhir tahun. Keberadaan warung ini dinilai strategis karena berada di salah satu tempat wisata utama Jawa Barat. Selain menarik wisatawan, warung ini juga diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, terutama di sektor pariwisata dan kuliner.

Momentum Tepat di Tengah Libur Panjang

Erwan Setiawan menyebut pembukaan Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Lembang sebagai langkah yang tepat waktu. Menurutnya, periode libur Natal dan Tahun Baru hingga mendekati Ramadhan selalu menjadi puncak kunjungan wisata ke kawasan Lembang. Lokasi warung yang sangat strategis membuatnya menjadi pilihan wisata kuliner baru, baik untuk wisatawan maupun masyarakat sekitar.

Ia juga menilai kehadiran rumah makan ini dapat memperkuat daya tarik Lembang sebagai destinasi wisata keluarga yang tidak hanya menawarkan alam, tetapi juga pengalaman kuliner khas Sunda. Erwan memberikan apresiasi terhadap kualitas rasa menu yang disajikan. Ia menegaskan bahwa ayam bakakak di cabang Lembang tetap konsisten dibandingkan cabang lain seperti di Sumedang, Soreang, dan Pasteur.

Baca Juga:  Aset Tidak Terpakai, DPRD Dorong Pemkab Segera Sertifikasi

“Rasanya enak dan konsisten. Semua menunya sama dan tetap enak,” katanya. Terkait harga, Erwan menilai penggunaan ayam kampung memang memiliki nilai lebih. Meski harga bahan baku cenderung meningkat, menu di Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Lembang dinilai masih ramah di kantong.

“Ayam kampung memang lebih mahal, tapi dengan bumbu khas seperti ini, harganya masih wajar,” ujarnya.

Bahan Baku Berkualitas dan Teknik Masak Khas

Pengelola Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Cabang Lembang, Sandi Tawakal Anugrah Saputra, menjelaskan bahwa kekuatan utama rumah makan ini terletak pada bahan baku. Ayam bakakak yang digunakan berasal dari peternakan sendiri dengan sistem ayam kampung organik.

“Cita rasanya berbeda. Kalau di tempat lain cenderung manis karena kecap, kami lebih menonjolkan rasa gurih alami,” ujar Sandi. Selain itu, proses pembakaran ayam menggunakan arang dari pohon buah-buahan keras. Teknik ini menghasilkan aroma khas yang menjadi ciri utama bakakak Sampurasun Nusasari dan sulit ditiru oleh rumah makan lain.

Nuansa Sunda Kental di Tengah Kawasan Wisata

Tak hanya soal rasa, konsep tradisional Sunda menjadi daya tarik lain Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Lembang. Bangunan rumah makan didominasi material bambu, mulai dari atap anyaman hingga dinding yang menghadirkan suasana rumah Sunda tempo dulu.

Baca Juga:  Polsek Ciampea Siapkan Tambahan Personel

Konsep ini sengaja dipertahankan untuk memberikan pengalaman makan yang lebih hangat dan autentik. Pengunjung diharapkan tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga menikmati suasana khas pedesaan Sunda di tengah kawasan wisata Lembang.

Selain ayam bakakak, rumah makan ini juga menyajikan beragam menu khas Sunda. Di antaranya nasi liwet dadakan dengan pilihan pete, ikan asin, atau teri, karedok khas, gurame cobek, nila cobek, ayam goreng kampung, tumis pakis, hingga aneka buah-buahan segar.

Untuk harga, satu paket lengkap yang dapat dinikmati empat orang dibanderol sekitar Rp200.000 hingga Rp250.000. Harga tersebut diklaim kompetitif untuk ukuran rumah makan di kawasan wisata Lembang.

Sandi menambahkan, resep ayam bakakak yang digunakan bukan resep baru. Racikan bumbu tersebut merupakan warisan keluarga sejak 1994 yang berasal dari kawasan Parantina Nusasari, Subang.

“Meski cabangnya berada di Lembang, esensi rasa dan nilai dari induknya tetap kami jaga,” ungkapnya.