JABARMEDIA – Dua pelaku begal, berinisial CKT (33) dan CA (30), berhasil diamankan. Mereka melancarkan aksinya di kawasan Summarecon Bogor, tepatnya Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Penangkapan terjadi pada Kamis (26/2/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian ini menyasar seorang pengendara sepeda motor. Petugas keamanan kompleks perumahan berperan penting dalam penangkapan awal ini.
Insiden bermula ketika AF (20), korban, sedang beristirahat di tepi jalan raya. Tiba-tiba, ia dihampiri oleh empat orang tak dikenal yang mengendarai dua sepeda motor. Tanpa basa-basi, para pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau kepada korban. Mereka kemudian merampas ponsel milik AF, sebuah iPhone 13.
Aksi kejahatan ini tidak luput dari pantauan petugas keamanan kawasan Summarecon. Melihat kejadian itu, para security segera bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap komplotan begal tersebut. Dari empat pelaku, dua di antaranya, yakni CKT dan CA, berhasil dicegat.
Mereka diamankan bersama sepeda motor yang digunakan. Sementara itu, dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kapolsek Sukaraja, AKP Ade Rahmat, membenarkan peristiwa ini. Ia menyatakan, kepolisian segera menuju lokasi setelah menerima informasi penangkapan.
“Korban didatangi oleh empat orang yang menggunakan dua sepeda motor. Para pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau dan merampas ponsel milik korban,” ujar AKP Ade Rahmat, Kamis (26/2/2026). Pihak kepolisian langsung mengamankan kedua tersangka dan barang bukti.
Penanganan Cepat dan Barang Bukti Diamankan
Dari tangan para tersangka, sejumlah barang bukti penting berhasil diamankan. Barang bukti tersebut meliputi satu unit iPhone 13 milik korban yang dirampas. Selain itu, sebilah pisau yang digunakan oleh pelaku untuk menodong korban juga disita.
Pihak berwajib juga mengamankan satu unit motor Honda Beat hitam milik pelaku. Satu unit motor Honda Vario silver milik korban turut diamankan.
AKP Ade Rahmat menambahkan, “Piket fungsi kami segera mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti dari lokasi kejadian.”
Langkah cepat kepolisian ini menunjukkan kesiapsiagaan personel di lapangan. Hal ini merupakan wujud respons terhadap laporan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Langkah cepat ini merupakan wujud kesiapsiagaan personel di lapangan dalam merespons laporan gangguan kamtibmas,” tegas AKP Ade Rahmat. Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran. Mereka memburu dua pelaku begal lain yang berhasil kabur. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kejahatan jalanan.






