Kabel Kuningan Mulai Ditertibkan, Jaringan Bawah Tanah Siap Dibangun

by -5 views
Kabel Kuningan Mulai Ditertibkan, Jaringan Bawah Tanah Siap Dibangun

Penertiban Kabel Fiber Optik di Kuningan Kota

Bupati Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar, melakukan tindakan penertiban kabel fiber optik yang terlihat semrawut di ruas jalan protokol kawasan Kuningan Kota. Langkah ini dilakukan karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu estetika kota.

Penertiban dilakukan bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) sebagai respons atas keluhan masyarakat. Masyarakat sering mengeluhkan kabel udara yang menjuntai dan berseliweran di atas jalan, yang tidak hanya mengganggu pandangan tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Langkah Awal dan Rencana Jangka Panjang

Tahap awal dari penertiban dilakukan melalui proses pengelompokan dan perapihan kabel (grouping). Proses ini dilakukan tanpa pemotongan kabel, sehingga memastikan keberlanjutan layanan telekomunikasi bagi masyarakat.

Untuk langkah jangka panjang, Pemkab Kuningan merencanakan pembangunan sistem ducting atau penanaman kabel di bawah tanah menggunakan pipa pelindung khusus. Proyek percontohan ini direncanakan akan diterapkan di sejumlah koridor utama, seperti Bundaran Cijoho, pertigaan Cigadung, Gedung DPRD, Cirendang hingga kawasan KIC.

Jika program ini berjalan lancar, penataan akan diperluas ke wilayah lain termasuk kawasan wisata. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan aman bagi warga maupun pengunjung.

Baca Juga:  Pidato AHY Mengguncang Politik Indonesia: Apa yang Memicu Ketegangan antara SBY dan Prabowo? Analisis Lengkap dari Pakar

Peran Apjatel dan Pembiayaan

Ketua Korwil Apjatel Jawa Barat, Yudi Arinto Arifin, menjelaskan bahwa tahap awal difokuskan pada perapihan kabel sebagai solusi sementara. Selanjutnya, akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah.

Adapun pembiayaan proyek ducting tidak menggunakan APBD, melainkan ditanggung bersama oleh para operator telekomunikasi melalui skema gotong royong. Hal ini menunjukkan komitmen para operator untuk bekerja sama dalam meningkatkan kualitas infrastruktur telekomunikasi di wilayah Kuningan.

Masalah Kabel Tanpa Izin

Pemkab Kuningan juga mencatat adanya sekitar 11 operator telekomunikasi yang memasang tiang dan kabel tanpa izin. Hal ini menjadi salah satu tantangan dalam upaya penataan infrastruktur telekomunikasi di kawasan tersebut.

Langkah-langkah yang diambil oleh Bupati Kuningan menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan para operator telekomunikasi, diharapkan dapat tercapai penataan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Tantangan dan Harapan

Meski ada tantangan dalam penataan infrastruktur, langkah yang diambil oleh Pemkab Kuningan memberikan harapan positif bagi masyarakat. Dengan penataan yang lebih rapi dan aman, kawasan Kuningan Kota diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi masalah serupa.

Baca Juga:  Wakil Rektor UI Jadi Tersangka Korupsi TI Perpustakaan UI

Selain itu, penataan infrastruktur telekomunikasi juga akan mendukung pengembangan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut. Dengan kabel yang tertata dengan baik, kawasan ini akan lebih menarik minat pengunjung dan investor.

Kesimpulan

Penertiban kabel fiber optik di Kuningan Kota merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan para operator telekomunikasi, diharapkan dapat tercapai penataan yang lebih baik dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan sektor swasta dalam membangun kota yang lebih rapi dan nyaman.