Kebun Raya Bogor Tetap Jadi Tujuan Liburan Favorit, Kunjungan Naik 15% Jelang Ramadan

by -20 views
Kebun Raya Bogor Tetap Jadi Tujuan Liburan Favorit, Kunjungan Naik 15% Jelang Ramadan

Kebun Raya Bogor Tetap Jadi Tujuan Favorit Saat Liburan

Kota Bogor, yang dikenal sebagai kota dengan keindahan alam dan budaya yang khas, masih menjadi tempat favorit bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan. Salah satu destinasi yang sering dikunjungi adalah Kebun Raya Bogor. Selain menjadi tempat rekreasi yang menenangkan, Kebun Raya Bogor juga menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat, yaitu cucurak, yang dilakukan menjelang bulan puasa Ramadan.

General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, menyampaikan bahwa sejak hari Kamis (12/2) lalu, sudah terlihat adanya pengunjung yang datang untuk melakukan tradisi cucurak. Meskipun jumlahnya belum signifikan, ia mengatakan bahwa ada peningkatan kunjungan dibandingkan hari biasa.

“Pantauan sejak Kamis kemarin, pengunjung yang datang untuk cucurak menjelang puasa memang sudah ada, tetapi belum banyak,” ujar Zaenal kepada JABARMEDIA pada Minggu (15/2). Ia menambahkan bahwa tingkat kunjungan meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari kerja biasa.

Pada hari-hari biasa, rata-rata jumlah pengunjung di Kebun Raya Bogor mencapai 2.000 orang per hari. Namun, saat momen tertentu seperti menjelang Ramadan, jumlah ini bisa meningkat. Zaenal berharap dalam satu hingga dua hari menjelang Ramadan, jumlah keluarga maupun komunitas yang datang untuk melaksanakan cucurak akan semakin bertambah.

Baca Juga:  Cegah Begal, 800 Titik di Bekasi Diterangi Lampu

Namun, ia juga mengakui bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kunjungan. Curah hujan yang tinggi di Kota Bogor dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada minat wisatawan untuk berkunjung ke Kebun Raya Bogor.

Tradisi Cucurak dan Peran Kebun Raya Bogor

Tradisi cucurak merupakan bentuk kebersamaan antara keluarga atau komunitas untuk merayakan momen menjelang Ramadan. Momen ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk beribadah, tetapi juga untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Kebun Raya Bogor, dengan lingkungannya yang asri dan damai, menjadi pilihan utama masyarakat untuk melaksanakan tradisi ini.

Selain itu, Kebun Raya Bogor juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Bogor. Keberadaannya tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan sosial dan budaya.

Beberapa tahun terakhir, Kebun Raya Bogor terus mengalami perbaikan dan pengembangan agar dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung. Hal ini tentu saja mendukung tumbuhnya minat masyarakat untuk kembali berkunjung, terutama pada momen-momen spesial seperti menjelang Ramadan.

Baca Juga:  Makna Filosofis di Balik Visi Bupati Eman Suherman untuk Majalengka Langkung Sae

Persiapan dan Harapan Masa Depan

Dalam rangka menyambut Ramadan, pihak pengelola Kebun Raya Bogor terus mempersiapkan segala hal yang diperlukan, mulai dari fasilitas hingga keamanan. Dengan adanya peningkatan kunjungan, mereka berharap dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi pengunjung.

Selain itu, pihak pengelola juga terus memperhatikan kondisi lingkungan dan kebersihan di sekitar Kebun Raya Bogor. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan pengunjung dan menjaga citra sebagai tempat wisata yang ramah lingkungan.

Dengan adanya tradisi cucurak yang tetap dilestarikan, Kebun Raya Bogor tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Bogor. Di tengah perkembangan zaman, tempat ini tetap menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan antara manusia dan alam.