Pemkab Indramayu Ajak KAHMI Jabar Kolaborasi Perkuat Ekosistem Digital untuk Wirausaha

by -17 views
Pemkab Indramayu Ajak KAHMI Jabar Kolaborasi Perkuat Ekosistem Digital untuk Wirausaha

Kolaborasi Pemkab Indramayu dengan KAHMI Jawa Barat untuk Membangun Ekosistem Digital

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus berupaya memperkuat ekosistem digital di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengajak Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Barat untuk bekerja sama dalam mendorong transformasi digital.

Plt Kepala Bapperida Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan layanan publik secara digital, memastikan transparansi tata kelola pemerintahan, serta memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan digital.

Namun, menurut Ahmad Syadali, upaya ini tidak akan optimal tanpa dukungan dari berbagai elemen strategis, termasuk KAHMI. Ia menyatakan bahwa di era transformasi digital yang cepat, kolaborasi sangat penting untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

“Kami berharap, forum ini menjadi momentum konsolidasi gagasan dan inovasi, sehingga KAHMI Jawa Barat menjadi pelaku, bahkan pengarah perubahan,” ujar Ahmad Syadali saat membacakan sambutan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III MW KAHMI Jawa Barat di Aula Hotel Wiwi Perkasa, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga:  Ini Dia 10 Peluang Usaha yang Cocok di Bulan Puasa

Program kolaborasi antara Pemkab Indramayu dan KAHMI Jawa Barat mencakup beberapa aspek penting. Salah satunya adalah pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi, serta peningkatan kapasitas generasi muda dalam menghadapi revolusi industri dan disrupsi global.

Generasi muda saat ini lahir di tengah kemajuan teknologi informasi, sehingga mereka terbiasa dengan kecerdasan buatan, big data, media sosial, dan ekosistem digital. Oleh karena itu, KAHMI yang mewadahi perkumpulan intelektual muslim diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia intelektual dan realitas perkembangan zaman.

“Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai apabila kita mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing global,” ujar Ahmad Syadali.

Sementara itu, Sekretaris MW KAHMI Jawa Barat, Yoga Rahardiansyah, menyampaikan bahwa rakorwil kali ini menekankan pentingnya kontribusi KAHMI Jawa Barat dalam pembangunan di Jawa Barat. Kabupaten Indramayu menjadi tuan rumah Rakorwil III, yang merupakan momen penting bagi KAHMI untuk merancang strategi pembangunan daerah.

Rencananya, KAHMI Jawa Barat akan menjadikan Indramayu sebagai pilot project untuk mengawal seluruh program pembangunan daerah. Hal ini akan dituangkan langsung dalam MoU bersama Pemkab Indramayu.

Baca Juga:  Banjir Landa Jawa Tengah, Pesawat Cuaca Modifikasi Ditambah

“Salah satu poin MoU dengan Pemkab Indramayu ini, KAHMI dengan segala macam akses jaringan atau koneksinya bisa membantu percepatan program pembangunan di Kabupaten Indramayu,” kata Yoga Rahardiansyah.

Inisiatif Kolaborasi yang Berdampak Luas

Kolaborasi antara Pemkab Indramayu dan KAHMI Jawa Barat tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat muncul inovasi-inovasi baru yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Beberapa inisiatif yang direncanakan antara lain:

  • Pelatihan dan pemberdayaan UMKM dengan menggunakan platform digital.
  • Pengembangan keterampilan teknologi bagi pemuda melalui program pelatihan dan workshop.
  • Penyediaan akses informasi dan sumber daya digital untuk masyarakat umum.

Selain itu, KAHMI juga akan berperan sebagai mediator antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kebijakan yang diterapkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan komitmen kuat dari kedua belah pihak, kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sukses dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.