Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
Kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Jagorawi Bogor akhirnya terungkap penyebab utamanya. Diketahui bahwa kecelakaan tersebut murni disebabkan oleh kesalahan dari sopir truk yang tidak mampu mengantisipasi kondisi jalan dan antrean kendaraan di depannya.
Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan ini melibatkan tujuh kendaraan di Underpass Tol Jagorawi KM 47, Kota Bogor. Kasatlantas Polresta Bogor Kota, AKP Robby Rachman, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi karena pengemudi truk tidak menyadari adanya antrean kendaraan di depannya.
“Ya, (kecelakaan) murni kelalaian dari si pengemudi, karena si pengemudi mengaku tidak melihat ada mobil antrean sehingga tidak terlihat,” ujar Robby kepada wartawan.
Sopir truk yang diketahui berinisial E itu sebenarnya sempat melakukan pengereman untuk menghindari tabrakan. Namun, karena posisi jalan dan jarak yang sudah sangat dekat, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Memang dari TKP juga ada jejak pengereman, ada usaha pengereman. Cuma jarak terlalu dekat sehingga menabrak kendaraan lain karena (jalan) cukup turunan dan belokan dikit,” tambah Robby.
Tidak Ada Korban Jiwa
Polisi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini, sopir truk masih dimintai keterangan lebih lanjut di Unit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota untuk proses hukum berikutnya.
“Korban tidak ada nihil, hanya kerusakan materil sekarang kejadian tersebut sedang ditangani oleh Gakum Polresta Bogor Kota. Alhamdulillah sudah beberapa yang mediasi, cuma kendaraan cukup rusak masih dilaksanakan upaya mediasi,” ujar Robby.
Awal Kejadian
Berdasarkan keterangan sebelumnya, kecelakaan ini bermula sekitar pukul 06.20 WIB saat ketujuh kendaraan melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta. Setibanya di lokasi, enam kendaraan berhenti di lajur satu karena ada pengerjaan proyek di bahu jalan terowongan.
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jazuli, menjelaskan bahwa truk tersebut datang dari arah belakang dan gagal mengantisipasi keadaan.
“Truk yang datang dari belakang kurang antisipasi, lalu menghindar ke kanan dan menabrak kendaraan yang berada di bahu jalan serta bagian belakang mobil di depannya,” kata Jazuli.
Kendaraan yang Terlibat
Enam kendaraan yang sedang berhenti tersebut terdiri dari Toyota Innova, Toyota Etios, Honda Freed, Daihatsu Sigra, Nissan Evalia, serta satu kendaraan proyek lainnya. Truk tractor head tersebut menabrak bagian kanan depan Daihatsu Sigra sebelum akhirnya menghantam keras bagian belakang Honda Freed.
Benturan yang keras membuat posisi akhir kendaraan terhimpit dan terdorong hingga keluar jalur. Meski banyak kendaraan mengalami kerusakan parah, tidak ada laporan mengenai korban luka maupun meninggal dunia di lokasi kejadian.







