Siswa SMP Ditemukan Tewas di Bandung Barat, Polisi Bocorkan Fakta Ini

by -29 views
Siswa SMP Ditemukan Tewas di Bandung Barat, Polisi Bocorkan Fakta Ini

Penemuan Mayat Siswa SMP di Kampung Gajah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang siswa SMP berinisial ZAA ditemukan meninggal dunia di kawasan bekas tempat wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat. Kejadian ini terjadi pada Jumat (13/2) malam dan kini sedang dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan investigasi terkait penyebab kematian korban. Ia menyampaikan informasi tersebut saat berada di Bandung pada Sabtu (14/2/2026).

“Betul, kemarin malam ada laporan soal penemuan mayat,” ujar Niko.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, korban diketahui merupakan siswa dari SMP 26 Kota Bandung. Saat ditemukan, tubuh korban menunjukkan tanda-tanda kekerasan di bagian perut, yang diduga akibat tusukan.

“Saat ini, jenazah telah dibawa ke RS Polri Sartika Asih, Kota Bandung, untuk dilakukan autopsi,” tambahnya.

Latar Belakang Korban dan Kondisi Keluarga

Titin Supriatin, Kepala SMP 26 Kota Bandung, menjelaskan bahwa korban terakhir kali terlihat di sekolah pada Senin (9/2), saat mengikuti pelajaran olahraga. Selain itu, Titin juga menyampaikan bahwa ZAA telah kehilangan ibunya sejak duduk di bangku kelas lima SD.

Baca Juga:  Negera-negara Asia Afrika Tampilkan Kebudayaannya di Depan Warga Bandung

ZAA adalah anak kedua dari empat bersaudara. Sementara itu, ayah korban diketahui sedang dalam kondisi sakit. Hal ini membuat keluarga korban semakin terpuruk dengan kehilangan yang dialami.

“Kami sangat merasa terpukul. Di sekolah kami sangat berupaya untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan, kami mengedukasi, bekerja sama dengan kewilayahan,” ujarnya.

Upaya Sekolah dalam Melindungi Siswa

Sekolah SMP 26 Kota Bandung telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan siswanya. Dalam upaya ini, pihak sekolah bekerja sama dengan komunitas setempat serta memberikan edukasi tentang pentingnya perlindungan anak dari ancaman kekerasan.

Selain itu, pihak sekolah juga aktif dalam memberikan dukungan psikologis kepada siswa yang mengalami situasi sulit, baik secara keluarga maupun lingkungan. Meskipun begitu, kasus ini menjadi duka mendalam bagi seluruh komunitas sekolah.

Proses Investigasi dan Tindak Lanjut

Polres Cimahi terus mempercepat proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian ZAA. Tim forensik akan melakukan autopsi untuk menentukan apakah korban meninggal karena kekerasan atau faktor lainnya.

Baca Juga:  Desain Halte Nyentrik dan Trotoar Ide Emil di Kota Bandung Lahirkan Petisi

Pihak kepolisian juga akan memeriksa saksi-saksi dan mencari informasi tambahan dari lingkungan sekitar tempat kejadian. Hasil autopsi dan penyelidikan akan menjadi dasar dalam menentukan apakah ada pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.

Dengan adanya kasus ini, masyarakat dan pihak sekolah diharapkan lebih waspada terhadap ancaman kekerasan yang bisa saja terjadi di lingkungan sekitar. Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.