Truk Paket Shopee SPX Terbakar di Gudang Randu Garut, Kerugian Capai Rp75 Juta

by -5 views
Truk Paket Shopee SPX Terbakar di Gudang Randu Garut, Kerugian Capai Rp75 Juta

Kebakaran di Gudang Shopee SPX Semarang

Pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 10.50 WIB, sebuah kejadian tak terduga terjadi di kawasan gudang Shopee SPX yang berlokasi di Jalan Randu Garut, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Asap tiba-tiba muncul dari dalam bak truk boks pengangkut paket yang sedang menunggu proses bongkar muatan. Suara letusan terdengar sebelum kepanikan mulai merajalela.

Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pekerja dan pengunjung gudang. Api muncul dari dalam bak truk dan dengan cepat menyebarkan kepulan asap tebal. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti, mengonfirmasi kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan kebakaran.

“Begitu laporan masuk, petugas langsung menuju lokasi. Respons time sekitar lima menit,” ujarnya. “Api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan hingga situasi benar-benar aman.”

Sebanyak lima personel dikerahkan untuk menangani kebakaran ini. Mereka menggunakan perlengkapan lengkap, mulai dari helm hingga alat pelindung diri (APD). Sumber air diperoleh dari Pos Ngaliyan. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 11.10 WIB tanpa korban jiwa atau luka. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp75 juta, dengan area yang terdampak hanya pada bagian bak truk.

Baca Juga:  Gami Bawis Bontang: Sensasi Pedas Menggoda Dari Kalimantan Timur, Lengkap Dengan Resep Otentik!

Saksi di lokasi menyebutkan bahwa api muncul saat truk berhenti menunggu bongkar muatan. Tiba-tiba terdengar letusan dari dalam bak truk, disusul asap yang keluar dari bagian dalam kendaraan. Setelah proses pemadaman selesai, gudang logistik milik Shopee SPX kini sudah kembali dalam kondisi aman dan terkendali.

Penyebab pasti munculnya api masih dalam pendalaman lebih lanjut. Petugas pemadam kebakaran juga telah menyusun laporan kejadian dan melaporkannya kepada pimpinan sebagai bagian dari prosedur standar penanganan kebakaran di Kota Semarang.

Penanganan Kebakaran

Proses penanganan kebakaran ini menunjukkan respons cepat dari pihak pemadam kebakaran. Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan:

  • Petugas tiba di lokasi dalam waktu lima menit setelah menerima laporan
  • Lima personel dikerahkan dengan satu unit armada pemadam
  • Perlengkapan lengkap digunakan, termasuk helm dan APD
  • Sumber air diambil dari Pos Ngaliyan
  • Proses pemadaman selesai dalam waktu sekitar 20 menit

Peristiwa yang Mengganggu Operasional

Kebakaran ini mengganggu operasional gudang Shopee SPX selama beberapa jam. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi yang dialami cukup besar. Area yang terdampak hanya pada bagian bak truk, sehingga tidak sampai mengancam struktur bangunan.

Baca Juga:  PRT ini Berjuang Kuliah Hingga Cum Laude, yang Beli Ijazah Masa Enggak Malu?

Petugas pemadam kebakaran tetap berada di lokasi hingga situasi benar-benar stabil. Mereka melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada sisa api yang tersisa. Hal ini menjadi penting untuk mencegah kemungkinan kebakaran ulang.

Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, pihak berwajib akan segera memberikan informasi lebih lanjut setelah hasil investigasi selesai. Proses penyelidikan ini akan melibatkan ahli kebakaran dan tim teknis dari dinas terkait.

Selain itu, laporan kejadian akan dikirimkan ke pimpinan sebagai bagian dari prosedur standar penanganan kebakaran di Kota Semarang. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kebakaran dan memperkuat sistem pencegahan di masa depan.

Kesimpulan

Kebakaran di gudang Shopee SPX Semarang menjadi peringatan akan pentingnya kesadaran akan risiko kebakaran, terutama di tempat-tempat yang memiliki aktivitas logistik tinggi. Respons cepat dari pihak pemadam kebakaran berhasil mencegah kerugian yang lebih besar. Meskipun penyebabnya belum diketahui, upaya investigasi akan segera dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi.

Baca Juga:  Harapan Besar Wamendikdasmen Atip di LKS Nasional 2025 Depok