Berita Terkini Kota Padang: Kecelakaan ATV, Boat Karam, dan Kemacetan Arus Balik
Kecelakaan ATV di Pantai Air Manis Padang
Insiden kecelakaan melibatkan kendaraan wisata All Terrain Vehicle (ATV) terjadi di kawasan Pantai Air Manis, Kota Padang, Selasa (24/3/2026). Seorang pengunjung dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di tengah padatnya aktivitas wisatawan yang memadati lokasi pantai. Korban diketahui bernama Suci, yang saat itu tengah mengendarai ATV di area wisata. Kapolsek Padang Selatan, AKP Nirdes Ali, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban diduga kehilangan kendali atas kendaraan yang dikendarainya hingga terjatuh. “Korban terjatuh saat mengendarai ATV. Di waktu bersamaan, ATV lain yang dikemudikan pengunjung lain datang dan tidak sempat menghindar, sehingga mengenai korban,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami cedera dan langsung mendapatkan pertolongan dari petugas serta pengunjung di sekitar lokasi. Tak lama kemudian, korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Reksodiwiryo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan rontgen dan penanganan medis lanjutan,” katanya. Pihak kepolisian juga langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Ali mengingatkan para pengunjung agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata, terutama saat menggunakan wahana seperti ATV. Ia juga mengimbau orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak, mengingat tingginya aktivitas kendaraan di area pantai.
“Kami mengimbau pengunjung agar tetap mengutamakan keselamatan, baik saat berkendara maupun beraktivitas di sekitar pantai. Awasi anak-anak dan pastikan kendaraan diparkir dengan aman,” tutupnya.
Boat Rombongan Wisatawan Karam di Perairan Sungai Pisang Padang
Sebuah boat yang membawa wisatawan dilaporkan karam di perairan Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (24/3/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada pagi hari. Boat berangkat dari kawasan Sungai Pisang, yang dilaporkan berangkat menuju Pulau Pagang sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, saat dalam perjalanan air masuk ke dalam boat sehingga menyebabkannya karam. Berdasarkan informasi sementara, boat ini ditumpangi sebanyak 26 orang yang terdiri dari satu operator boat dan 25 orang penumpang. Diketahui saat ini dalam masa libur Lebaran 2026, dimana masyarakat banyak berkunjung ke rumah sanak saudara dan memanfaatkan waktu libur untuk melakukan perjalanan wisata.
Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurijal, membenarkan adanya laporan boat karam di kawasan perairan Sungai Pisang. “Iya ada ada boat dilaporkan karam tadi. Namun, untuk penanganannya dilakukan oleh Dipolairud Polda Sumbar,” ujar AKP Syamsurijal. Ia menyebut, boat tersebut ditumpangi oleh wisatawan yang sedang berliburan.
“Penumpangnya merupakan wisatawan yang berasal dari Sijunjung, dan ada dari Pekanbaru Riau,” ujarnya. Untuk penanganan lebih lanjut dilakukan oleh jajaran dari Ditpolairud Polda Sumbar, dikarenakan kecelakaan tersebut terjadi di laut.
Arus Balik Lebaran Sempat Lumpuh di Sitinjau Lauik, Bus Gagal Menanjak Picu Macet Panjang
Arus lalu lintas di jalur penghubung Padang–Solok, tepatnya di kawasan Sitinjau Lauik, sempat mengalami kemacetan panjang pada momen arus balik libur Lebaran Idul Fitri 1447 H, Selasa (24/3/2026). Kemacetan terjadi akibat sebuah bus yang gagal menanjak di kawasan Panorama 1 sekitar pukul 11.00 WIB.
Kondisi tersebut membuat arus kendaraan dari kedua arah, baik dari Padang menuju Solok maupun sebaliknya, tersendat hingga nyaris tidak bergerak. Kawasan Sitinjau Lauik berada di jalur Padang-Solok. Secara geografis, Sitinjau Lauik terletak di wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan, dengan jarak sekitar 19,4 kilometer dari Kantor Gubernur Sumbar.
Jalur ini membentang di kawasan pegunungan Bukit Barisan dengan kontur medan yang menantang, berupa tanjakan dan turunan curam, tikungan tajam, serta tebing dan jurang. Informasi tersebut disampaikan oleh salah seorang Admin Info Sitinjau Lauik, Haris. Ia membenarkan adanya insiden kendaraan yang tidak kuat menanjak sehingga memicu antrean panjang kendaraan.
“Iya betul, tadi sempat terjadi kemacetan karena adanya sebuah bus gagal menanjak di Panorama 1 sekitar pukul 11.00 WIB,” ujarnya. Petugas Gerak Cepat Evakuasi Kendaraan
Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengular cukup panjang di jalur ekstrem yang dikenal memiliki tanjakan dan tikungan tajam tersebut. Kepadatan pun tidak terhindarkan, terlebih pada momen arus balik yang memang mengalami peningkatan volume kendaraan.
Tak berselang lama, petugas kepolisian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta membantu proses evakuasi kendaraan yang mengalami kendala. Bus tersebut kemudian dikawal hingga akhirnya berhasil melanjutkan perjalanan.
“Petugas datang untuk membantu dan mengawal bus tersebut agar bisa kembali berjalan,” tambah Haris. Arus Lalu Lintas Berangsur Normal Setelah bus berhasil menanjak, arus lalu lintas secara bertahap kembali normal.
Namun, akibat sempat terjadi penumpukan kendaraan, petugas tetap melakukan penguraian arus untuk menghindari kemacetan susulan. Pantauan JABARMEDIA sekitar pukul 15.00 WIB, kondisi lalu lintas di jalur tersebut mulai kembali lancar.
Dari kawasan Tugu Indarung hingga Panorama 1 tidak terlihat adanya kemacetan, begitu pula hingga kawasan Taman Hutan Raya (Tahura). Situasi Terkini Jalur Padang–Solok Meski demikian, volume kendaraan dari arah Solok menuju Padang terpantau lebih ramai dibandingkan arah sebaliknya.
Arus kendaraan tetap bergerak, meskipun terjadi perlambatan di beberapa titik, terutama di tikungan tajam yang mengharuskan kendaraan besar bergantian saat melintas. Di lapangan, petugas PKJR Sitinjau Laut bersama aparat kepolisian terlihat bersiaga dan terus melakukan pengaturan guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar selama puncak arus balik Lebaran.







