Gempa susulan kembali guncang Sukabumi di lokasi yang sama

by -1 views
Gempa susulan kembali guncang Sukabumi di lokasi yang sama

Gempa Susulan Kembali Mengguncang Wilayah Sukabumi

Pada dini hari Minggu (15/3/2026), wilayah tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat kembali diguncang gempa bumi susulan. Peristiwa ini terjadi pada pukul 03.42.05 WIB dengan magnitudo 2,1. Informasi tersebut diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Lokasi dan Kedalaman Gempa

Berdasarkan data BMKG, titik koordinat gempa berada di 6,97 Lintang Selatan dan 107,02 Bujur Timur. Lokasi ini sekitar 11 kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer. Sebelumnya, wilayah yang sama juga diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4,2 pada pukul 00.36.13 WIB.

Gempa utama diduga terjadi di sekitar Desa Karangjaya dan Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, gempa susulan dengan magnitudo 2,1 memiliki episentrum di sekitar Desa Caringin, yang juga berada di Kecamatan Gegerbitung.

Pemantauan dan Pelaporan Kerusakan

Petugas Penanggulangan Kecamatan Gegerbitung, Ofieq, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. “Pasca kejadian gempa pertama magnitudo 4,2 dan gempa susulan, kami belum mendapatkan informasi adanya kerusakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Persita Tahan Imbang Tamunya, Persib, 2-2

Ia menambahkan bahwa hingga pukul 04.30 WIB, hasil inventarisasi sementara yang dilakukan di wilayah Kecamatan Gegerbitung belum menemukan adanya laporan kerusakan dari masyarakat. “Kami masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di sejumlah wilayah untuk memastikan kondisi pascagempa,” tutup Ofeq.

Penjelasan dari BMKG

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Wilayah Sukabumi diketahui berada di jalur Sesar Cimandiri, salah satu sesar aktif di Jawa Barat yang membentang dari kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat hingga Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Aktivitas sesar tersebut kerap memicu gempa bumi dangkal yang dapat dirasakan masyarakat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

Potensi Risiko dan Keamanan

Meskipun gempa susulan memiliki magnitudo yang lebih rendah, masyarakat tetap diminta untuk waspada. Sesar Cimandiri memiliki potensi untuk menghasilkan gempa besar dalam skala yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penting bagi warga untuk selalu memperhatikan informasi dari instansi terkait serta mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana alam.

Baca Juga:  Puluhan Pelaku Wisata Pangandaran Berangkat ke Gedung Sate, Minta Ini

Langkah Pencegahan dan Edukasi

Pemerintah setempat dan lembaga penanggulangan bencana terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko gempa. Beberapa langkah seperti simulasi gempa, pelatihan tanggap darurat, dan penyediaan sarana evakuasi telah dilakukan secara berkala. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif jika terjadi gempa berkekuatan besar.