Video Viral Ustaz Dikeroyok di Karawang, Terkait Perselingkuhan?
Video yang memperlihatkan seorang ustaz dikeroyok oleh sejumlah orang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, dan menimbulkan berbagai spekulasi terkait hubungan spesial antara ustaz tersebut dengan seorang perempuan.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @24jam.indo, tampak ustaz yang dikenal sebagai FT sedang duduk di bangku dengan tangan terikat dan tanpa baju. Di sampingnya, seorang tentara berdiri, menunjukkan bahwa kejadian ini melibatkan pihak yang tidak biasa. Pengeroyokan terjadi setelah warga mengetahui adanya dugaan perselingkuhan antara FT dan perempuan yang masih memiliki status istri sah orang lain.
Kronologi Peristiwa
Menurut laporan, kejadian ini berlangsung pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Menantu dari perempuan tersebut memergoki FT dan UM bersama, sehingga merekam kejadian tersebut dan memicu penggerebekan. Saat itu, warga mulai berdatangan dan situasi memanas hingga terjadi pengeroyokan.
FT kemudian diamankan oleh polisi dan dibawa ke Polsek Tirtajaya untuk pemeriksaan awal sebelum dilimpahkan ke Polres Karawang. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk menentukan apakah ada unsur pelanggaran hukum dalam kejadian ini.
Tanggapan Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi turut mengomentari kejadian ini dan mengundang Kades Sabajaya di kanal YouTube miliknya. Ia mencoba memastikan kebenaran informasi yang viral di media sosial. Dedi menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar, dan kejadian yang ramai diperbincangkan bukanlah kasus tangkap tangan dugaan perbuatan asusila.
“Perlu diluruskan, kejadian ini bukan tertangkap tangan melakukan perbuatan asusila. Ini adalah pengakuan atas peristiwa yang disebut terjadi di masa lalu,” ujar Dedi dalam tayangan YouTube pribadinya.
Penjelasan Kades Sabajaya
Kades Sabajaya menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Awalnya, FT sedang berada di rumahnya ketika dua orang, termasuk suami dari UM, datang dan mengajaknya pergi. Mereka mengatakan bahwa anak menantunya ingin pulang ke Singapura dan ingin pamit kepada FT.
Awalnya, FT enggan ikut, tetapi akhirnya keterpaksaan karena istrinya meminta. FT akhirnya pergi bersama mereka, meskipun ia tidak ingin. Saat sampai di tempat tujuan, beberapa orang dari keluarga UM sudah berkumpul dan menanyakan tentang hubungan antara FT dan UM.
Dugaan Hubungan Spesial
Dedi Mulyadi menanyakan langsung kepada UM di kantor polisi. Ia bertanya tentang lamanya hubungan antara UM dan FT. UM mengaku telah mengenal FT selama 7 tahun dan menganggapnya seperti anak. Namun, saat ditanya apakah mereka pernah melakukan hubungan spesial, UM mengaku bahwa hubungan tersebut telah terjadi selama 2 tahun terakhir.
Kades Sabajaya menambahkan bahwa situasi memanas ketika FT diteriaki maling, yang akhirnya memicu pengeroyokan. Meski begitu, kejadian ini tetap menjadi perhatian publik, terutama karena FT dikenal sebagai tokoh agama.
Kesimpulan
Kejadian ini menunjukkan betapa kompleksnya situasi yang terjadi di tengah masyarakat. Meski ada dugaan hubungan spesial antara FT dan UM, penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang hanya didasarkan pada video atau laporan yang belum jelas sumbernya.







